Siraman Rohani Menutup #kaburcantik

Layaknya bunga yang harus disiram secara rutin, rohani kita pun butuh asupan dan siraman. Ini yang sudah lama tidak saya dapatkan. Dan bersyukur sekali di hari terakhir kabur cantik, saya justru diperkenalkan dengan seorang bapak yang dengan ikhlas mau menghabiskan waktu hampir 3 jam hanya untuk mengobrol dengan saya. Ngobrol bukan sembarang ngobrol tapi juga berdiskusi tentang hal-hal menarik lainnya.

Tentang saya. Keluarga saya. Lingkungan saya. Agama saya. Dan Tuhan saya.

Semakin meyakinkan saya, bahwasannya keinginan menjadi saksi #RoyalWedding Keraton bukanlah klimaks yang saya butuhkan saat ini. Kesempatan bertemu dengan Bapak inilah justru yang menjadi puncak sekaligus menutup #kaburcantik :’)

I can’t say thank you enough. Semoga sekembali ke ibukota, saya bisa menjadi pribadi yang jauh lebih baik. Amin.

– Bantul, Jogjakarta, 20 Oktober 2013 –

 

“Speechless & kepingin nangis karena #kaburcantik malam ini ditutup dengan sesuatu yang menenangkan hati dan pikiran. Klimaks. :’)” , kicauan sebuah account twitter malam ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s