Oleh Oleh Babak Belur dari #kaburcantik

Bisa dibilang peristiwa hari ini adalah kenang-kenangan manis, cenderung sakit, nyeri, perih dan linu dari #kaburcantik.

Selama 27 tahun hidup dan beberapa tahun belakangan ini yang banyak menghabiskan waktu di jalan, baru kali ini saya mengalami kecelakaan lalu lintas. Di Jogja. Saat #kaburcantik. Hari terakhir.

Terseret ke tengah perempatan lampu merah karena diseruduk motor dari belakang hingga terjatuh duduk dan tak bisa bergerak untuk beberapa saat. Selain sakit, pastinya shock. Baru kali ini jadi perhatian orang banyak sampai ditolongin orang untuk minggir.

Yang menarik bukan hanya pengalaman pertama saya terkapar di tengah jalan raya, tapi juga pengalaman bagaimana dealing dengan kasus seperti ini, di Jogja. Di ibukota sudah bisa dipastikan akan ada adu argumen. Malah seringkali yang salah akan marah terlebih dahulu sebelum si korban. Namun di kasus saya ini, tidak ada namanya adu argumen apalagi saling menyalahkan. Kami hanya duduk berdampingan dan terdiam di pinggir lampu merah nan terik sambil menahan rasa sakit yang luar biasa. Yang kemudian pada akhirnya awkward moment itu diakhiri dengan salaman dan kata maaf dari mas-mas pengendara vixion.

And I was just wondering,  is that all? Kemudian terdengar samar-samar, “Ini Jogja lie”.

Dan niatan gowes malam di malam terakhir #kaburcantik pun pupus sudah.

– Lampu Merah, Jogjakarta, 20 Oktober 2013

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s