Jelajah Merapi dan sekitarnya

Masih di #MembunuhAkhirPekan episode Jogja. Sabtu ini saya dan seorang teman baru, sebut saja petualangjogja berencana menjelajah Merapi. Bahasa paket wisata di luar sana sih Merapi Volcano Tour. Beruntungnya saya, si petualangjogja mau menemani meski ia sudah sekian kali ke Merapi.

Bertolak dari Nitiprayan yang sudah agak siang, kami pun bergegas. Padahal banyak yang bilang lebih baik berangkat jauh lebih pagi agar lebih sejuk. Yaah saya kan cuma boncengan, jadi cuma bisa nunggu diciduk.

Ada dua alternatif untuk merasakan Merapi Volcano Tour, yaitu via Kaliurang dan Kaliadem. Kami putuskan untuk menjelajah via Kaliadem. Perjalanan dengan motor dari kota menuju Kaliadem kami tempuh dalam waktu 1 jam.

Ada beberapa moda transportasi pilihan untuk dapat pengalaman Merapi Volcano Tour, diantaranya dengan jeep atau motor trail. Atau bahkan berjalan kaki sejauh kurang dari 2 km untuk menjamah spot-spot yang terdekat alias jalur pendek diantaranya Puncak Kinahrejo, Rumah Alm Mbah Maridjan, Watu Tumpeng, juga kerangka mobil dan motor yang terbakar saat terjadi erupsi 2010 lalu.

PicsArt_1380605602685

Kami tertarik untuk mencoba motor trail dengan harga sewa 50ribu selama 30 menit untuk jalur pendek itu. Atau kalau mau agak panjang perjalanannya, bisa juga kok ambil yang jalur medium dengan harga 150rb selama 2 jam atau ada juga jalur panjang selama 3 jam dengan harga 250ribu.

Pengalaman pertama bonceng motor trail, lumayan bikin kaki lemes karena takut. Masalahnya, kita bawa motornya sendiri tanpa panduan guide dan tanpa tahu mana jalur yang boleh dilewati mana yang nggak boleh. Sangsi juga harga sewa tadi termasuk asuransi atau nggak K

Betul saja jalur pendek berhasil kita tempuh dalam waktu 30menit. Setelahnya kami tertarik untuk mencoba jeep. Tapi dipikir-pikir kok lumayan mahal yah, 200rb per jeep. Akhirnya kami putuskan untuk sesekali #antimainstream nekad bawa motor bebek Jupiter dan menjelajah Merapi mengikuti jalur jeep. Toh nggak ada larangan juga.

PicsArt_1380605776926

Dari motor trail sampai motor bebek

Alhasil, kami bisa kok mencapai hampir semua spot yang dilalui jeep seperti bunker, mini museum , dll. Dan yang menarik, dengan naik motor kita bisa berhenti dimana saja yang kita mau, termasuk jajan siomay. Ya, kebayang nggak ada tukang siomay jualan di area seperti ini? Hebat sekali masnya ini, #antimainstream membidik pasar di jalur yang cukup ekstrim untuks ebuah motor dengan gerobak siomay di belakangnya.

Sudah puas berdebu ria dan entah sudah berapa kg debu yang kami hirup karena nggak pake masker, dan juga si motor yang udah berubah warna jadi putih, kami putuskan untuk menyudahi jelajah Merapi di Kaliadem.

Selesai? Tentu belum. Kami beranjak menuju Kaliurang. Di Kaliurang, kita bisa hiking dan berinteraksi dengan banyaknya monyet di Taman Wisata Plawangan Turgo, Taman Nasional Gunung Merapi. Hiking ke puncak bukit bisa ditempuh dalam waktu 30 menit dengan kecepatan normal ya. Begitu sampai di puncak bukit, this is what you get. Nice kan? Di titik ini saya terdiam sejenak mengambil nafas panjang dan akhirnya berbisik dalam hati. Berdoa atas sesuatu yang sangat saya inginkan. Semoga Tuhan mendengar dan mempertimbangkannya. Amin.

PicsArt_1380606080647

Yang paling seru dan harus dilakukan di taman nasional ini adalah berinteraksi dengan monyet-monyet nakal yang berkeliaran bebas. Dan mereka nggragas, kami kasih kacang, roti isi coklat keju, jadah , tempe sampe kerupuk dilahap habis.

PicsArt_1380605925573

Tepat sesaat sebelum kami turun dari puncak bukit, terdengar pengumuman bahwa taman wisata ini akan segera tutup dalam waktu 15 menit lagi (jam 4 sore). Jangan sampai tersesat di dalam dan terkunci dari luar lho😀

Begitu selesai trekking dan keluar dari area taman wisata, jangan sampai lupa untuk icip jadah tempe. Cara makannya, tempe ditaruh diantara 2 lapis jadah. Jadi seperti makan burger tempe gitu deh. Menarik dan enak kok. Monyet saja doyan😀

Mumpung masih di kawasan Kaliurang, wajib coba #nyusucantik di Warung Poci Astomulyo yang sedia selain the poci, juga susu sapi segar.

Begitu hari mulai gelap, kami akhiri petualangan hari ini. Terima kasih banyak petualangjogja sudah menemani #kaburcantik saya, eh #kaburdekil saya. Sekali lagi, sukses #MembunuhAkhirPekan.

PicsArt_1380605145964

Kaliadem, Kaliurang, Gunung Merapi, 28 September 2013 –

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s