Telusur Goa Si Oyot

Cerita lanjutan dari ketinggalan bus di terminal Giwangan di Sabtu sore (21/09)

Sore itu kami (saya dan Sya) putuskan kembali ke pusat kota dan menjadi saksi keriaan #JampiGugat juga nangkring cantik di kopi joss hingga malam. Dan kami bertekad untuk mengejar bus pertama menuju Wonosari di Minggu pagi jam 4 subuh.

Thanks to taksi motor yang mengantar kami melewati dinginnya udara pagi buta menuju terminal Giwangan. Segala sesuatu yang dimulai lebih awal (baca: pagi buta) memang baik. Perjalanan menuju perempatan Grogol yang biasa ditempuh selama 2 jam, pagi itu satu jam saja cukup.

Dengan pede dan sopan-nya kami bergabung dengan rombongan trip @BlakraxTrip yang sudah memulai trip mereka di Pacitan sejak Jumat lalu. Iya, kami gabung dengan 30an peserta di tengah perjalanan mereka, hehehe…*permisi aah* #MeetTheStrangers

Destinasi mereka di hari terakhir ini ada 2, yaitu telusur Goa Si Oyot dan Cave Tubing di Kali Oyo. Let’s go!

Telusur Goa Si Oyot yang hanya sepanjang  450m normalnya bisa ditempuh dalam waktu 2 jam. Tapi itu semua tergantung fisik dan jumlah rombongan.  Si Mbah (sang guide dari Panca Wisata) memberikan briefing singkat mengenai prosedur keselamatan dan juga medan yang akan kita lalui.

Ada 4 zona yang akan dilalui saat telusur Goa Si Oyot, yaitu zona merangkak, zona air, zona batu dan zona lumpur. Begitu memasuki goa, kita sudah harus berjalan merangkak. Lumayan berat melalui zona ini. Untuk yang sudah cukup umur dan punya masalah dengan persendiannya, mohon berhati dan sadar diri😀

Zona Air Goa Si Oyot

Zona Air Goa Si Oyot

Lepas dari zona merangkak, kita memasuki zona air. Nah saat memasuki zona air dengan ketinggian airnya normal, saya dengan tinggi badan 160cm aja sampai harus jinjit supaya ndak tenggelam. Itulah kenapa si Mbah di awal mewanti-wanti kami yang kurang tinggi untuk berada dekat dengan yang lebih tinggi supaya bisa berpegangan.

Memasuki zona batu, kita harus ekstra hatu-hati karena stalagmite dan stalagitit nya masih hidup. Jangan sampai kita merusak keindahan yang sedang terbentuk. Dan pastinya siap-siap lecet juga. Karena dengan penglihatan yang sangat terbatas, kita nggak tau apa yang ada di depan atau samping kanan kiri kita. Baiknya sih kita persenjatai diri kita sendiri dengan headlamp, bukan cuma bergantung dari headlamp para guide. Tapi bisa dipastikan keindahan stalagmite dan stalagtit yang ada di dalam Goa Si Oyot sungguh luar biasa. Sayang saking ekstrimnya, saya ndak bisa ambil foto apapun (baiknya no gadget selama telusur). Tapi semua terekam dengan sangat baik kok, dalam ingatan.

Saat memasuki zona lumpur, sudah lebih dari setengah perjalanan. Dan saya harus bilang bahwa zona ini adalah zona terberat. Meski sudah pakai sepatu khusus, tetap saja berat melangkah. Tapi ndak ada jalan balik lho, jadi harus dilanjutkan.

Ada satu moment di satu titik dimana si Mbah meminta kita semua mematikan headlamp, kamera dan semua yang menghasilkan cahaya. Kita diminta untuk hening sejenak dalam kegelapan di dalam goa. Tau berapa jarak pandangnya? Nol!

Menjelang titik akhir, kami kembali bertemu zona air. Disini airnya semakin jernih dan adem dengan ketinggian sebatas dada orang dewasa. Areanya cukup luas untuk berenang-renang dalam kegelapan.

Akhirnya finish line

Akhirnya finish line

Telusur Goa Si Oyot dalam 2 kata: “Patut dicoba!”. Apalagi buat yang suka adventure. Buat yang takut capek dan takut kotor, mending tunggu di pintu keluar. Heuheu… Pengalaman telusur Goa Si Oyot bisa dibilang pengalaman paling ekstrim buat saya sejauh ini. Sejauh ini ya, belum tau kalau nanti saya ada kesempatan ke Goa Jomblang.

Selesai telusur Goa Si Oyot, lanjut dengan cave tubing di kali Si Oyo. Nothing special sih disini karena sebelumnya saya sudah pernah tubing di Goa Pindul. Ibaratnya kita hanya terombang-ambing diatas ban besar dan berjemur di teriknya matahari siang itu.

Saya pikir, #kaburcantik harus segera diganti dengan #kaburdekil. Dan #MembunuhAkhirPekan accomplished!

– Wonosari, 22 September 2013 – 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s