Ramadhan Jazz Festival 2013: Nge-jazz Ba’da Tarawih

Saya bukan penggemar music jazz. Tapi boleh dibilang bisa menikmati music jazz. Saya bukan pengunjung setia Jazz Goes To Campus ataupun Java Jazz yang happening itu. Sempat berniat ke Jazz Gunung bulan lalu pun terpaksa batal.

Tapi kalau boleh jujur, saya mulai bisa menikmati jazz sejak Ramadhan Jazz Festival 2012 silam. Secara tidak sengaja dan iseng-iseng mampir ke Mesjid Cut Meutia di Menteng, bulan puasa tahun lalu menjadi pengalaman saya dan travelmate menikmati alunan jazz dengan nuansa religi. Betapa tidak, acaranya dimulai ba’da Tarawih, dengan pengunjung yang sebagian besar berbusana muslim, menikmati konser musik di halaman mesjid tua itu dengan duduk manis beralaskan sajadah mesjid. Meski demikian, bukan berarti tontonan ini hanya untuk kami yang muslim. Pengisi acaranya pun datang dari latar belakang agama yang beragam. Karena yang terpenting, musik bisa menyatukan kita semua, terlebih di bulan yang penuh berkah.

20130716_Ramadhan_Jazz_Festival_2013-640x400

Ramadhan Jazz Festival tahun ini hadir masih dengan konsep yang sama dan terlaksana berkat Warta Jazz dan RICMA (Remaja Islam Masjid Cut Meutia). Jumat dan Sabtu, 19 – 20 Juli 2013 menjadi malam akhir pekan yang saya tunggu-tunggu. Sayang, kami hanya berkesempatan menikmati Ramadhan Jazz di hari Sabtu.

Datang sedikit telat, pelataran Mesjid Cut Meutia sudah dipadati pengunjung. Meski free entry, tapi Ramadhan Jazz tetap mengusung ide sosial, yaitu book drop untuk teman-teman di Wakatobi dan juga penggalangan dana untuk korban gempa Aceh melalui penjualan gelang seharga 10rb.

On stage Sabtu malam kemarin: Idang Rasjidi, Tulus, Pretty Lotion (kalo nggak salah), Joey Alexander (pianis cilik yang hebatnya bukan main).

Tulus on stage

Tulus on stage

*Jujur memang sakit di hati bila kini nyatanya engkau memilih dia. Tak kan lagi ku sebodoh ini. Larut di dalam angan. Angan tanpa tujuan

Sempat diguyur hujan menjelang tengah malam, tapi pengunjung masih antusias dengan penampilan Dwiki Dharmawan and friends.

Dwiki Dharmawan & friends

Dwiki Dharmawan & friends

Paling seru memang penampilan kolaborasi Bertha, Bintang Indrianto dan Joel Ahmad Khrisna Siregar.

BBJ: Bertha, Bintang, Joel

BBJ: Bertha, Bintang, Joel

Dan yang paling dinantikan, tidak lain adalah Barry Likumahuwa Project. *sorry no pictures 

Jujur sih, penampil tahun lalu lebih banyak dan beragam. Ada Tompi, Dwiki Dharmawan, Barry Likumahuwa, Ari Pramundito, The extraLARGE, Payung Teduh, Endah N Rhesa dll.

Dan disanalah pertama kalinya kami dibuat terpana oleh Payung Teduh :’)

Oke, nggak sabar nunggu Ramadhan Jazz Festival tahun depan. Semoga masih bisa nonton dan masih ada yang nemenin nonton.

Tanah Rencong, Kami Peduli

Tanah Rencong, Kami Peduli

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s