Inspirasi. Terisnpirasi. Menginspirasi.

Sebuah kata yang menurut saya punya dampak besar.

Jujur, saya termasuk manusia yang mudah terinspirasi meski dengan cerita yang sederhana.

Dan tibalah moment dimana saya diberikan satu kesempatan untuk menginspirasi. Menginspirasi anak-anak Sekolah Dasar. Saya baca perlahan dan berulang kali sebuah email berjudul “Salam dari Kelas Inspirasi” yang masuk di hari terakhir bulan Januari 2013 itu.

Melalui email ini, atas berbagai pertimbangan maka dengan ini kami sampaikan bahwa Anda terpilih untuk menjadi guru-sehari Kelas Inspirasi pada tanggal 20 Februari 2013. Kami ikut merasa bangga bahwa kita bisa saling menemukan dan saling bertautan demi sebuah misi sederhana ini. Republik ini ternyata masih dipenuhi oleh mereka yang mau berkorban dan ikut iuran demi kemajuan bangsanya. Semoga Kelas Inspirasi bisa menjadi sebuah pintu yang mengawali keterlibatan Anda dalam gerakan pendidikan di Indonesia yang aktivitasnya bisa jadi sangat dekat dengan kita, dan bisa jadi sangat banyak perwujudannya. 

Menjadi salah satu dari 596 relawan pengajar yang terpilih dari 1,168 applicant, dan menjadi bagian dari salah satu profesi dari 96 profesi yang terpilih untuk mengajar dan menginspirasi di salah satu dari 58 SD negeri yang terlibat. Saat itu juga pening melanda. Nah loh, how can I inspire the kids? Menginspirasi anak-anak dengan profesi yang saat ini sedang saya jalani. Saya bukan dokter, polwan, pramugari, model, ilmuwan, atau profesional-profesional lainnya yang sudah cukup tenar di kalangan anak-anak.

Akh, itu urusan nanti. Yang pasti saya harus mempertanggungjawabkan niat saya saat mengajukan diri untuk kelas ini. Thanks untuk @astariterix yang sudah memperkenalkan Kelas Inspirasi dan mendorong saya untuk berani mendaftar.

Ada 3 sesi yang mengharuskan kami para relawan pengajar terlibat, yaitu Briefing (9 February), Hari Menginspirasi (20 February) dan Refleksi (23 February). Ketiga hari besar itu berhasil membuat saya merinding dan mengharubiru. Juga sukses membuat saya berkaca dan sungguh-sungguh mensyukuri apa yang ada pada diri.

Briefing, 9 February bertempat di Auditorium Gedung Indosat.

kelas inspirasi-tile

Menjadi salah satu dari 800an manusia hebat di dalam auditorium, celingak celinguk berharap ada tampilan yang saya kenal.

Hari ini jadi kesempatan pertama saya bertatap langsung dengan Bapak Anies Baswedan, sosok inspirator sejati. Dengan mudahnya dia menginspirasi dan memotivasi kami. Disini saya melihat sosok hebat yang memiliki visi misi mulia akan bangsa ini dan dengan tulusnya bergerak dan menggerakkan sebanyak mungkin pihak yang juga ingin memajukan bangsa ini.

DSC05665-tile

“Pendidikan bukan cuma tugas negara melainkan tugas orang-orang terdidik seperti kita karena orang-orang terdidik pasti bisa mendidik.  Ya, daripada kita mengutuk kegelapan, lebih baik kita menyalakan lilin”.

Sehari sebelum Hari Inspirasi, kami menerima dukungan moril, energy positif, semangat sekaligus motivasi dari Bapak Anies Baswedan melalui sebuah email. Dibawah ini hanyalah potongan paragraf yang saya maksud:

“Profesi bisa lain, sektor boleh beda tapi cinta kita kepada bangsa ini sama-sama dalam, tulus dan sepenuh hati. Itulah kesamaan identitas kita semua. Itulah kesamaan para pengajar Kelas Inspirasi ini. Cinta bangsa itulah yang membawa Anda pilih turun tangan, ikut mewarnai masa depan.

Datangi mereka dengan hati dan sepenuh hati. Peragakan cara Anda meraih keberhasilan, tunjukkan bahwa integritas, kompetensi, kerja keras, ketangguhan dan kemandirian adalah resep yang powerful. Izinkan mereka terpana, ajak mereka bermimpi, lepaskan imajinasi itu melangit, biarkan mata mereka berbinar melihat Anda dan mendengar cerita Anda.  Biarkan cerita Anda, wajah Anda, ketulusan Anda dan semangat Anda jadi bagian dari narasi mimpi mereka.

Semoga, suatu saat kelak, mereka jadi seseorang dan bercerita bahwa inspirasinya tumbuh saat Anda, kakak sebangsanya, datang ke sekolahnya. Biarkan mereka menyimpan cerita Anda sebagai bagian dari semangat memenangkan masa depannya.

Selamat bertugas, selamat menanamkan bibit semangat, selamat menumbuhkan mimpi. Pada anak-anak SD itu ada pantulan wajah masa depan Indonesia kita. Besok Anda akan jadi saksi awal dan jadi pewarna atas potret masa depan negeri kita. Di depan ruang kelas itu, setiap menit, setiap gerak dan setiap tutur Anda adalah pewarna masa depan itu. Warnailah masa depan itu dengan kecemerlangan.”

Hari Inspirasi, 20 February, SDN Karet 01 Pagi

Selamat pagi dari SDN Karet 01 Pagi.

IMG_20130220_063022

Menjadi Guru Sehari. Ya, hari ini adalah saatnya. Saatnya menyebarkan semangat positif dan berbagi pengalaman kepada anak-anak. Menginspirasi atau tidak, itu urusan nanti.

Berdiri di lapangan sekolah. Kali ini di bagian depan menghadap 190an siswa, disamping ibu-ibu guru. Rasanya? Aneh! Tapi saya tak bisa menyembunyikan rasa senang saya saat itu *cengengesan*.

SONY DSC

Saya berkesempatan menjadi ‘guru’ di dua kelas yaitu kelas 1 dan kelas 6. Ya, dua kelas yang totally berbeda. Si bontot dan si bongsor. Masing-masing memberikan kenikmatan dan kesenangan tersendiri. Di kelas 1, kami lebih banyak bermain dan bersenang-senang. Toh mereka akan sulit mengerti pekerjaan saya.

????????

Di kelas 6, saya (sedikit) merasa menjadi guru sesungguhnya dimana semua anak memberikan perhatiannya dan diakhiri dengan sebuah pertanyaan yang saya nantikan. Entah ya, tapi di kelas 6 ini saya merasa mereka mengerti maksud saya dan tertarik dengan apa yang saya ceritakan. Ohya, akhirnya saya menggarisbesarkan profesi saya dengan tema “Bekerja dengan orang asing di perusahaan asing”. Tak ingin terlewat, betapa saya ingin berbagi pengalaman seru saya selama 7 tahun sebagai social worker. Saya sungguh-sungguh saat mengucap “Betapapun sibuknya kalian saat nanti kalian bekerja dan berkarir, tolong jangan lupa untuk tetap berbagi dan dedikasikan sebagian kecil waktu kalian untuk bekerja social. Karena apa? Karena dengan cara seperti itulah kalian akan menemukan keseimbangan dalam hidup”.

Sebagai penutup Hari Inspirasi di SDN Karet 01 Pagi, kami mengajak anak-anak untuk menanam cita-cita mereka pada pohon cita-cita. Berharap pada saatnya nanti mereka dapat memetik buahnya dan merasakan hasilnya.

SONY DSC

Dan tak diduga, saya menemukan ini :’) Oh, tulisan ini membuat saya terenyuh.

IMG_20130220_164613

Hari Refleksi, 23 February, Auditorium Plaza Mandiri

Tak akan ada habisnya menceritakan pengalaman kami sebagai “Guru Sehari”. Mungkin itulah kenapa ada Hari Refleksi dimana kami yang sudah menunaikan tugas menjadi guru sehari dikumpulkan dalam satu waktu dan tempat untuk merefleksikan apa yang terjadi saat Hari Inspirasi 3 hari yang lalu.

DSC05724-tile

Yang paling menarik dari Hari Refleksi ini adalah dimana saya berkesempatan untuk berbicara di depan 400an professional dan seluruh relawan, memperkenalkan dan bercerita sedikit mengenai Dilts Foundation. Ya, dengan bangga saya berbagi ruang di panggung itu dengan Daniel, Ari, Kari, Nadia dan Cindy. Karena sesungguhnya mereka jugalah yang menginpirasi saya selama ini. Dan semoga saja mereka berhasil menginspirasi semua orang hebat di dalam ruangan itu.

DSC05681-tile

Terima kasih untuk Kelas Inspirasi atas kesempatan dan ruang yang diberikan bagi saya untuk bisa turut serta ‘iuran’ dan berkontribusi sedikit dalam satu gerakan ini.

Terima kasih anak-anak SDN Karet 01 Pagi dan Bapak Ibu Guru yang telah membuka pintu selebar-lebarnya bagi kami untuk menyebarkan virus ‘semangat meraih cita’, juga untuk kehangatan yang kalian tawarkan selama kami berkunjung.

SONY DSC

Terima kasih tak terhingga untuk tim saya tercinta, Pak Rene, Pak Vindex, Amie, Grace, Tito, Donny, Widi, Waskitha, Dimas dan Abul. Been a pleasure to know you all! Kalian pun dengan sukses menginspirasi saya!

Pada akhirnya, saya berharap saya tidak hanya menjadi manusia yang mudah terinspirasi, melainkan juga manusia  yang mudah menginspirasi. Semoga.

Yang terekam oleh kamera Waskitha dan Gea, silakan klik vimeo.com/60937541

*photos: doc pribadi, Dimas, Abul

One thought on “Inspirasi. Terisnpirasi. Menginspirasi.

  1. kereennn ni bu ellie.. heheheh.. you might join my department nih kerjaan sampe plosok2 dan konflik2.. hahahaha..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s