#SoloTraveling: Ho Chi Minh City, Day 3

Today’s agenda: half day tour of Cu Chi Tunnel and move from Ho Chi Minh to Mui Ne. 2-2nya join Kim Travel. Yang Cu Chi Tunnel departure jam 8.30 am dan arrival jam 2.30 pm, trus bus dari Ho Chi Minh ke Mui Ne departure-nya jam 3.00 pm. Nah loh, mepet banget kan? But it’s gonna be alrite karena sama-sama paket tour dari Kim Travel. They should be responsible if something goes wrong, yes?

Cu Chi Tunnel

Jam 8.30 tepat kami berangkat dari Kim Travel office di Bui Ven. Harga paket tour-nya 126,000 per person, exclude tunnel admission fee-nya yang 90,000 vnd per person. Tour kali ini, rombongannya lebih besar dengan bus yang besar pun. Hmm i think, 70 group of people lah. Or more. Or less. I don’t know. I didn’ count. Nevermind :p

Perjalanan menuju Cu Chi Tunnel ditempuh dalam waktu kurang lebih 2,5 jam. Jujur sih ga begitu tertarik mengunjungi tempat ini. Tapi it’s like everybody going there and it’s a MUST! Oke deh. Biar tau sedikit sejarahnya, Cu Chi Tunnel dulunya adalah tempat persembunyian selama bertahun-tahun saat berlangsung Perang Vietnam. Dengan panjang tunnel yang mencapai lebih dari 200km di Ben Dinh dan 50km dari Ho Chi Minh City. Tenang aje, tour ini ga mengharuskan kita menyusuri lorong sejauh 50km kok. Gila aja :p

Tour keliling Cu Chi Tunnel cukup dalam waktu 2 jam saja. Itu yang half day tour. Tapi kalo dipikir-pikir, 2 jam pun sudah cukup kok. Kita hanya diajak menyusuri lokasi-lokasi bersejarah sekaligus mendengarkan cerita si Mr Guide, yang katanya saksi hidup dari dibangunnya tunnels ini juga pasukan yang dulu ikut berperang. Kita juga diajak untuk merasakan atmosfer di dalam tunnel sejauh 20an meter. Baru berjalan menyusuri tunnel yang sependek itu aja udah bikin sesak nafas karena lorongnya gelap dan semakin jauh semakin menyempit. Capek juga karena harus berjalan jongkok. Respect deh untuk para pejuang Vietnam!

Overall Cu Chi Tunnel tour ini adalah 7 out of 10. Oops😀

Saatnya bergegas karena tour setengah hari ini sudah selesai. Ada 2 options untuk perjalanan pulang kembali dari Chu Chi ke Ho Chi Minh. First option,tetap naek bus yang sama dengan jalur yang sama pula. Second option, pulang naek fast boat mengarungi Saigon River tapi memakan waktu lebih lama sekitar 2 jam lebih. Pun harus bayar tambahan sebesar 270,000 vnd. For me? Thank you but no thanks. I have to get back as early as I can since I have to catch the bus to Mui Ne.

Lucky me, setelah kemarin kenalan sama Australian mother and son di Mekong trip, hari ini saya ada kesempatan ngobrol seru sama Singaporean father and son saat perjalanan pulang dari Cu Chi ke Ho Chi Minh. Oops wait a minute. Couple of mother and son dan couple of father and son? Hmm it’s a sign deh kayaknya. Tipe hubungan orang tua dan anak yang keren karena traveling atau malah backpacking. Hasil obrolan hangat dengan si ayah Singaporean ini bahwasannya saya sangat beruntung bisa banyak traveling dan backpacking di usia yang masih muda. Katanya enjoy while you can. Oh siap, Sir! Dia pun sedang dalam tahap ngajarin anaknya untuk lebih menyukai nature traveling dan sedikit menyingkirkan hobi anaknya akan game. Saya dukung!
Mui Ne

Perfect time tiba di Ho Chi Minh jam 2.45 pm dan 5 menit kemudian bus ke Mui Ne muncul. Puifh! Menurut jadwal, bus akan sampai di Mui Ne pada pukul 8 malam. Kenyataannya, kami baru sampai di Mui Ne jam 9 malam. First impression-nya, lokasi ini lumayan sepertinya. Maklum, lagi suka suasana pantai.

Jangan khawatir naik bus open tour dari travel yang kita pesan karena mereka akan menurunkan kita satu-per satu di tempat tujuan kita. Hai Yen Resort adalah tempat tujuan saya yang sudah dibantu booking sehari sebelumnya oleh Nhat Thao Hotel. Lokasinya di 132 Nguyen Dinh Chieu – Ham Tien, Phan Thiet City, Binh Thuan, Viet Nam. You may check at www.haiyenguesthouse.com. Menurut saya, dengan harga USD 16 per night, kamar di Hai Yen ini sudah oke banget. AC, hot water, TV kabel, swimming pool, beach view. Sayangnya ga include breakfast. Berikut penampakan Hai Yen Hotel di siang hari:

Semangat menyusuri jalanan Mui Ne pinggir pantai sekaligus cari makan malam, tapi sayang keadaan ga mendukung. Baru jam 10 malam aja kok sudah sepi yah? Akhirnya saya putuskan untuk balik kanan grak dan kembali ke hotel berharap mereka masih punya something to eat. Unlucky me, restoran hotel sudah tutup and I have nothing to eat. Sudahlah, let’s just go to sleep karena harus siap dijemput untuk Mui Ne tour jam 4.30 am.

One thought on “#SoloTraveling: Ho Chi Minh City, Day 3

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s