#SoloTraveling: Ho Chi Minh City, Day 1

This is my another solo performance alias solo traveling. Kali ini destinasinya ke Ho Chi Minh City. Kenapa? Simple, tiket murah and no visa needed. One step closer to complete a visit to the Southeast Asia countries. So, here I go.

(Monday, 15 Oct 2012)

Thanks to delayed flight. Thanks to Air Asia.
Perjalanan udara dari Jakarta ke Ho Chi Minh memakan waktu 3 jam. Boarding jam 6.30 pm plus pake embel-embel pengisian bahan bakar dkk, armada QZ 7736 Take off jam 7 malam dan tiba di bandara Than Son Nhat International Airport tepat jam 10 malam waktu setempat. Eh ga ada perbedaan waktu antara Jakarta & Ho Chi Minh kok. International airportnya ga terlalu besar. Tapi bikin bingung karena saya ga nemu information centre atau information tourism center. Atau setidaknya peta pariwisata.

Than Son Nhat International Airport

Mau naek bus ke wilayah Distrik 1 atau Ben Tanh Market, tapi sepertinya sudah terlalu malam. Sindrom orang linglung yang celingak celinguk sambil pura-pura telp pun dimulai. Alhasil, demi untuk menenangkan kekhawatiran ini, saya isi perut dulu di Burger King, sekalian tanya where can I get the taxi. Ohya, sebelum tanya ke BK, saya sempat tukar uang Dollar saya ke Vietnam Dong (vnd). Entah cukup atau kurang, saya hanya berbekal USD150. Dan mbak-mbak di counter ini juteknya minta ampun dah. Ga pantes kerja di bidang jasa -_- Itulah kenapa sindrom clueless saya keluar yang akhirnya membenarkan diri untuk makan di BK :p

Denger-denger sih, hati-hati yah dalam memilih taksi. Banyak taksi tembakan alias borongan alias tanpa argo. Begitu ada yang nawarin taksi, saya coba tanya berapa, dia jawab 300,000 vnd. What the… Padahal saya perna baca, tarif normalnya sekitar 160,000 vnd. Makanya, cari taksi di taxi stand aja. Sayangnya, taksi yang saya tumpangi, ga tau alamat tujuan yang saya tunjukin. Udahlah ga bisa ngomong english, makin stres aja saya. Yaudah deh, just take me to Ben Than Market (area ini dia wajib tau yah), and then I can go walk from there. Jujur agak serem sama supir taksi itu. Orangnya cengar cengir ga jelas. He kept my mobile for a while, karena alamat yang saya tuju memang ada di hp saya (picture file, saya foto dari websitenya). Dengan kurang ajarnya dia scroll down terus dan liat foto-foto saya yang lain dan ketawa-ketawa kegirangan. Meski ga ada foto bugil or foto porno, tapi kan saya terganggu dan ga tau apa yang ada di pikiran dia. Ga jelas juga ngedumel apa. Saya minta berkali-kali tetep ga dikasih and he kept scrolling down the picture sampe pada akhirnya saya bilang, I need my mobile, please give me back my mobile, PLEASE!! Baru deh dikasih. Hadeuh -_- Scary abis kan, jam 11an malem di kota asing dengan oang asing dan jalanan yag ga terlalu rame. What if what if…. (amit-amit jabang baby).

Cobaan itu belum seberapa. Cobaan lain di jam-jam pertama di Ho Chi Minh adalah…
Sekitar jam 11.30 pm saya diturunin di Ben Tanh Market. Sepi cuiiii, syerem abis. Area itu kayak pusat kota dan ada bunderannya dengan banyak pilihan jalan. Sebenernya saya menuju alamat ini: Luan Vu Hotel di 35/2 Bui Vien St., Dist 1, Ho Chi Minh City Viet Nam. Hotel rekomendasi teman. Pun sudah saya coba online reservation sore harinya. Mendadak banget sih, ga yakin juga dapet kamar karena saat booking, ga diminta melakukan payment juga ga dapet email konfirmasi. Kan ga ada salahnya juga dicoba. Lagipula, di area itu katanya memang daerah pusatnya bagi para backpacker dan banyak hotel-hotel murah.

Balik lagi ke cerita. Malam itu, saya ga tau harus berjalan ke arah mana. Bertanya ke 4 orang  lokal yang ada, semuanya kacau. No one speaks english, tapi setidaknya mereka bisa baca. Tapi setiap dari mereka kasih wrong direction. Saya harus bolak balik ga jelas. Sampai pada akhirnya, setelah bertanya ke orang ke-5, directionnya semakin jelas dan semakin mendekati. End up dengan bertanya ke orang ke-6, penjaga Circle K, saya temukanlah alamat yang dicari. Puiifh! Eits, cobaan belum berakhir. Ternyata kamarnya fully booked dan memang ga ada reservasi atas nama saya. Pengen nangis rasanya. Udah jam 12 malam pula. Untungnya saya direkomendasikan untuk coba ke guest house next door, namanya Nhat Thao Hotel. Ternyata ini jodoh saya! Lokasinya di 35/4 Bui Vien St., Dist.1, HCM City, Viet Nam. You may check at www.naththaohotel.com.

Kurang lebih begini penampakan Nhat Thao Hotel.

Meet Loc, satu-satunya orang Vietnam yang saya temukan tanpa keculasan😀 He’s such a very nice and sweet guy. He helped me a LOT while I’m in Ho Chi Minh. Mulai dari fasilitas hotel, semua paket tour, termasuk hotel di Mui Ne dan taxi kembali ke airport. All set deh pokoknya. Layaknya my travel consultant. Hehehe…

me with Loc

One thought on “#SoloTraveling: Ho Chi Minh City, Day 1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s