Ak.hir.nya Karimun Jawa

Another weekend getaway? Bisa iya, bisa juga nggak. Karena trip kali ini dimulai di hari Kamis malam yang artinya madol kerja di hari Jumat. Yah, sesekali would be fine kali yah😀

And yes, after all those drama prior this trip, finally we made it!

Berawal dari ide gila saya dan travelmate saya sebulan yang lalu untuk nyicipin Karimun Jawa. Pusing pilah pilih paket wisata Karimun Jawa yang bejibun itu, akhirnya pilihan kami jatuh kepada Omah Wisata. Atas dasar apa? Feeling aja sih. Karena dari semua travel agent yang ada, semuanya menawarkan fasilitas, itinerary & budget yang hampir sama. Malah, itinerary-nya sama persis.

Dengan modal Rp925rb per orang, kami sudah dapat paket 3 hari 2 malam plus upgrade kamar ke Karimun Jawa Inn. Biaya itu exclude biaya transportasi dari Jakarta – Semarang – Jepara dan arah baliknya. Juga exclude biaya jajan ini itu yaa. Berhubung kami manja, eh maksudnya saya yang manjapackers, kami beli tiket eksekutif Agro Bromo Jakarta – Semarang seharga Rp 260rb dan tiket eksekutif Sembrani Semarang – Jakarta seharga Rp300rb. Perjalanan ini sungguh tidak murah memang. In total, kami menghabiskan sebanyak Rp1,750,000 per orang. Apalah artinya uang segitu as long as we had so much fun.  #pret

Runutan agenda kita, as per below yaa…

Kamis, 20 September 2012

Today should be a public holiday due to 2nd lap of Jakarta Governor 2012 Election. Tapi herannya, kami harus bekerja dan tumben-tumbenan sampe harus lembur. Tiket mahal Argo Bromo jam 21.30 sudah ditangan. Apapun yang terjadi, we have to be at Gambir before 9 pm! *gedebukan*

Perpaduan busway dan blue bird mengantarkan kami ke Gambir tepat waktu. Ternyata masih bisa makan malam dulu di CFC. Aah selalu suka suasana stasiun seperti ini :’) Don’t know why.

at Stasiun Gambir

Jumat, 21 September 2012

Sekitar pukul 3.00 pagi, Argo Bromo tujuan Surabaya tiba di Stasiun Tawang Semarang. Inilah destinasi kami. Berhubung masih gelap, kami habiskan waktu tidur2an di stasiun. Jangan lupa tinggalkan jejak juga disana. Mulai browsing untuk cari-cari travel ke Jepara. Jangan khawatir, banyak kok travel tujuan Semarang – Jepara. Hanya saja, subuh-subuh begini agak susah booking via telp. Belum ada yang beroperasi. Sedangkan kami mengincar jadwal keberangkatan pertama di jam 6. Akhirnya dengan modal nekat, kita pilih yang cukup terjangkau jaraknya dari Stasiun Tawang, yaitu Travel Central Java di Jalan Pemuda No 147 (Gedung TIC). And guess what? Kami berjalan kaki dari Stasiun Tawang ke Pemuda 147. Dan itu bukan jarak yang dekat yah. Let’s say more than 5km. Thanks to ipet yang berhasil menuntun kami. Seraya menikmati udara pagi Semarang yang sejuk, kami berjalan selama 1,5 jam, dengan perut lapar dan ga bisa nemu sego pecel di sepanjang Jl Pemuda. Sigh.

Jadwal keberangkatan pertama Central Java pukul 7.00 pagi dengan harga tiket Rp 30,000. Kami meluncur ke Jepara dalam waktu kurang lebih 2 jam. Ga terlalu menikmati perjalanan karena pilihan tidur lebih menarik.

Pukul 10.00 kami tiba di Hotel Segoro Jepara, markas terakhirnya Central Java. Dari situ, sudah dekat ke Pelabuhan Kartini. Naik becak cukup Rp10rb. It took only 5 minutes. Yah kalo mau jalan juga gapapa sih.

Ohya, dengan perut kosong, kami telusuri sekitaran Segoro Hotel demi sesuap nasi. Heran, kok agak susah yah cari tempat makan disini. All we can see is just bengkel, oli, bensin, dkk. Ah orang-orang disini pada makan apa sih?

Berkat ketekunan dan kesabaran, kami menemukan tenda sego pecel Ibu Heri (if I’m not mistaken). Enak dan murah. Lebih dari cukup untuk modal perjalanan berikutnya.

Disuruh berkumpul di pelabuhan Kartini jam 12 siang. Dan kami berhasil tiba disana jam 10 pagi. Okay, 2 jam menunggu not bad lah. Sekalian istirahat dulu dan saya sedikit menyelesaikan pekerjaan. Untungnya sinyal sampe sana. Nah yang ini contoh yang buruk, mohon jangan ditiru.

Begitu ketemu dengan perwakilan travelnya, ternyata oh ternyata kapal baru akan berangkat jam 2 siang. Oh no! Another 2 hours of waiting. Okay kakak, mau gimana lagi? Toh kami ga punya sim buat mengendarai kapal. Jadi kami ikut aja.

Sekitar pukul 2.30 kapal express Bahari baru bersiap menuju Pulau Karimun Jawa. Perjalanan laut dengan kapal express dan ombak besar itu memakan waktu 2 jam. Dan bikin pusing. Untunglah, we’re just fine.

And we landed! We did it! Karimun Jawa!

Transportasi antar jemput kami pakai mobil pick up. Hmm baiklah. Should be fun😉

Hari pertama ini ga ada kegiatan sama sekali. Free time katanya. So, ngapain dong kita? Selepas makan malam yang tersedia, kami sewa motor seharga Rp20rb untuk 2,5 jam. Sudah cukup karena Karimun Jawa ga seluas itu kok. Satu-satunya spot yang bisa jadi tujuan menghabiskan malam ya alun-alun kota. Aroma ikan bakar dari pojokan lapangan beneran ga bisa dicuekin. Menatap si bapak membakar ikan-ikan segar dengan ukuran jumbo pun bikin ngiler. Enak dan harganya reasonable. #KokBisaEnakGiniYah

Menikmati malamnya Karimun Jawa, obrolan ringan, saling memperhatikan sesama travelers di hamparan tikar sekeliling kami, berbagi ikan dengan kucing-kucing sana, semuanya terjadi dibawah langit malam Karimun Jawa.

Saatnya kembali ke peraduan untuk esok yang supposed to be fun. Boleh mampir dulu ke pusat oleh-oleh Karimun Jawa. Jangan lupa oleh-oleh untuk orang terkasih.

Sabtu, 22 September 2012

Pukul 8.00 pagi, selepas sarapan di hotel, mobil pick up kami menjemput dan membawa kami ke dermaga kecil. Destinasi pertama hari ini adalah Pulau Tengah.

Ibarat kata, snorkeling kali ini snorkeling pertama saya dengan perlengkapan komplit dan tanpa life vest. Agak panik pertama kali harus belajar bernafas pake mulut.

Foto underwater yang merupakan salah satu fasilitas paket wisata jangan lupa dimanfaatkan. Kalo bisa minta foto sebanyak-banyaknya. Foto-foto underwater saya ndak terlalu maksimal. Hiks. Yang penting keindahan dibawah sana bisa buat kami terkagum.

Cukup dengan snorkeling, we’re heading to Pulau Tengah for lunch dan another photo session di pantainya yang indah.

Berlanjut, kami menuju Pulau Gosong. Ga ada apa-apa disini cuma memang spot yang bagus untuk foto ciamik! Hamparan pasir putih di air laut yang membiru. Foto loncat pilihan sejuta umat disini dan menjadikannya mainstream. Kami juga sih😉

Selesai dengan Pulau Gosong, selesai pula aktifitas kami hari ini. Mari kembali ke Karimun Jawa and have free time!

Free time? Bebas mau ngapain aja. Dan kami mengulang kegiatan kami di malam sebelumnya, yaitu bermotor ke alun-alun kota for another ikan bakar dan suasana malam minggu yang beda. Malam minggu seperti ini, alun-alun kota jauh lebih ramai pengunjung, baik traveler maupun penduduk lokal.

Minggu, 23 September 2012

Kegiatan hari ini harus dimulai lebih awal karena kami hanya punya waktu setengah hari sebelum bertolak kembali ke Jepara.

Destinasi pertama hari ini adalah Pulau Menjangan Kecil. Snorkeling kedua bagi saya and I do it better. I think so yah. Spot snorkeling disini lebih indah dari Pulau Tengah. Serasa berbagi habitat dengan makhluk-makhluk kecil disini. Indah. Sungguh.

Beralih ke destinasi terakhir sebelum pulang, kami menuju penangkaran ikan hiu. Nothing much happen disini. Ikan-ikan hiu itu tampak tak tertarik dengan kehadiran orang-orang yang ingin berfoto bersama.

Tak terasa, this is it! It’s a wrapped! Trip Karimun Jawa is over.Kami kembali ke Jepara dengan kapal express Bahari yang sama, namun gelombang yang sedikit lebih bersahabat. Saat itu sebetulnya kami khawatir karena kami belum dapat travel kembali ke Semarang. Worst case, kami akan naik bus. Tapi keberuntungan masih berpihak pada kami. Mas Eko dari travel agentnya memberi kami seat di salah satu armada travel menuju Semarang. Ah, orang baik selalu bertemu orang baik yah :’)

Jadwal kereta ke Jakarta kami pukul 23.30. Kami tiba di Semarang sekitar pukul 7.00 malam. What to do? Mari kuliner malam di kota Semarang! Kawasan Simpang Lima direkomendasikan untuk wisata kuliner di semua blog yang kami baca. Oke, berangkat!

Another sego pecel mengisi perut lapar kami. Terima kasih Ya Allah atas nikmatMu ini.

Spending the night bersama orang-orang Semarang dan mungkin beberapa orang pendatang seperti kami di alun-alun kota, it’s just as beautiful as the feeling that I have.

Thanks to my travel mate for making this happen. For real!

2 thoughts on “Ak.hir.nya Karimun Jawa

  1. Mahal ya Li travel k karimun skrg. Taun lalu gw cm 525rbu 4hr 3malam, tp ga ga pke kapal express, 6 jam gw terombang-ambing di Laut,hehee. Nice Trip, karimun jawa emg indah bgt.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s