Thank You & Screw You List #balsemtrip

Melewati 7 hari di kota orang bersama 2 travelmate @twiras & @fitri4mini, menikmati hari-hari terakhir di tahun 2011 & hari-hari pertama di 2012, mencari pengalaman tak terlupakan untuk dibagi, dan sekedar berharap mendapat waktu yang menyenangkan untuk recharging enery & spirit.


Selama 7 hari itu, kami bertemu banyak orang dengan berbagai tipe. The good ones and the bad ones. Semuanya meninggalkan bekas di hati #halah unforgettable! Dan ada juga yang unforgivable >.<

 
That is why, in the end of the road, I would like to say “thank you” to my Thank You List as well as to say “screw you!” to my Screw You List😀

Thank You List

  1. Mas Yoseph (a friend of @fitri4mini yang dikenalnya di Karimun Jawa Trip beberapa minggu lalu). Dengan baik hatinya, beliau menjemput kami di JatimPark2 lalu diajaknya kami ngubek-ngubek AlunAlun Kota Wisata Batu & memperkenalkan tempat makan oke sekaligus makanan2 & minuman yang wajib dicicipi di Batu. Tak hanya itu, beliau ini yang sudah susah payah carikan hotel/penginapan di Batu & Malang untuk kami. Ga cuma itu, dari networking-nya, kami juga dapat harga khusus di D’Fresh Guest House lho😀 Thanks Mas Yoseph atas semua bantuan, jasa antar sana-sini, traktiran pos ketannya dan semuanya! Maaf merepotkan lho😉
  2. Mas Temon, owner, pengurus, penjaga, atau apalah namanya, dari Kaldera Outdoor Rent. Adanya di pintu keluar terminal Landung Sari. Harga sewa-nya mungkin terbilang murah atau standar harga sewa di Malang. Tapi bagi kami, yang terpenting adalah hati yang baik & ikhlas dalam bertransaksi dengan customernya. Helpful sangat. Telp online terus. Pelayanannya 24 jam. Service-nya juga oke lho. Mas Temon ini juga bantuin kami packing sekalian ;)) *lama-lama kami-nya yang kurang ajar* Puncaknya adalah saat kami mengembalikan barang-barang sewaan di hari Minggu malam. Kami bercerita bahwa kami ketinggalan kereta & kami tak punya tempat menginap untuk malam itu. Belum tau bakal dapet tempat menginap atau tidak. Dengan kebaikan hatinya, Mas Temon menawarkan kami untuk menginap di sekretariat atau tokonya itu. Wah! *meleleh* Terima kasih super banyak untuk Mas Temon & teman prianya, juga teman wanitanya di Kaldera. Terima kasih atas kebaikan hatinya. Ya Tuhan, lancarkan rejekinya Mas Temon & Kaldera-nya Ya Tuhan🙂 Satu celetukan dari Mas Temon yang paling saya ingat, begitu kami turun dari mobil sewaan untuk mengembalikan barang2 Kaldera, dia nyindir begini: “Masa backpacker sewa mobil?!?!”😀 Ya ya ya… Kami kan manjapacker😀
  3. Mas Eddi, guide Pulau Sempu. Terima kasih sudah mengantar kami ke tujuan Segara Anakan. Dengan medan yang cukup berat, kami berhasil melewatinya dalam waktu 2 jam! Lumayan laaah
  4. Mas Sofie aka Mas Opie, tukang kapal di Sendang Biru. Terima kasih sudah menyebrangkan kami dari Sendang Biru ke Teluk Semut dan sebaliknya.
  5. Mas Galau berkacamata dari Surabaya, sesama pengunjung Pulau Sempu di malam tahun baru. Thank you for being a nice view in Pulau Sempu ^^ Kok lebih indah kamu daripada Segara Anakannya #eaaa :)))) Semoga camping sendirian di Pulau Sempu di malam tahun baru bukan berarti sedang dalam masa galau tingkat akut ya😀
  6. Mas-mas, Bapak-bapak, Ibu-Ibu yang ada di warung di Sendang Biru, yang sudah mendukung usaha kami buat dapetin tumpangan ke Malang
  7. Bapak supir truk & keluarganya, termasuk mas-masnya yang ada di seat belakang truk :p Terima kasih super duper banyak atas tumpangannya. Semoga Tuhan membalas kebaikan hati Bapak & keluarga. Gila, lebih dari 30 menit pose di pinggir jalan sambil ujan-ujanan, berapa banyak mobil angkot & mobil bagus yang lewat, tapi ga ada yang peduli -_- Cuma bapak & truknya ini yang ga pikir panjang menepi & mengangkut kami tanpa minta bayaran. *terharu* Terima kasih juga mas-mas kerabat si Bapak supir for being nice to us🙂 Perjalanan puanjang plus macet plus hujan jadi seru!
  8. Bapak pengamen & temannya, yang juga sama-sama numpang di truk itu. Terima kasih sudah menghibur kami dengan petikan gitar dan nyanyian Iwan Fals-nya🙂 Membuat seisi truk ikut bernyanyi. Mungkin mobil & motor di sekitar pun ikut terhibur😀 Ternyata si Bapak Pengamen ini sempat lama ngamen di Blok M. We’ll see you around, Pak!🙂 Good Luck!
  9. Pak Teguh, bukan Mario Teguh. Pemilik toko di daerah Sumbermanjing sekaligus pemilik car rental. Begitu kami diturunkan dari truk & mencoba cari angkutan lain, yang di jam-jam sore sudah tidak ada, kami bertemu dengan orang yang tepat. Pak Teguh menawarkan untuk mengantar kami ke Malang. Di saat-saat hopeless seperti itu, berapapun kami akan bayar. Dan untungnya Pak Teguh bukan tipe yang cari kesempatan dalam kesulitan orang lain. Tarifnya sangat masuk diakal. Terima kasih ya Pak Teguh, sukses toko dan usaha car rental-nya😀
  10. Mba Rizka & D’Fresh, reception & hotel tempat kami menginap di Malang. Disaat kami tak punya tempat tinggal untuk 1 malam yang tak terduga, D’Fresh masih punya kamar untuk kami dan masih di harga special🙂 Meskipun bukan penginapan terbaik di Malang, tapi dengan senang hati kami mau merekomendasikan D’Fresh🙂 Thanks Mba Rizka for your hospitality🙂 Good luck in the future!
  11. Pak Takim, supir angkutan warna orange jurusan Selecta. Terima kasih sudah mau mengantar kami dari Selecta ke BNS dengan tarif yang sangat masuk akal. Terima kasih juga sudah mau ngangkut kami kembali dari BNS ke alun alun Batu, meski di awal kami bilang ga butuh angkutan dari BNS karena akan ada teman yang menjemput. Ternyata eh ternyata, ga ada angkutan di BNS😦 dan surprisingly, Pak Takim lewat! Wohooo jodoh! Terima kasih juga sudah bertukar no hp dengan travelmate saya @twiras Sukses ya Pak dengan angkotnya dan juga bisnis antar jemput turisnya😀 Oh ya, terima kasih juga buat “mbak & mas ketemu gede”, yang satu tujuan dengan kami dari Selecta ke BNS dan dari BNS ke AlunAlun🙂 Semoga langgeng yaaa😀
  12. Last but not least, terima kasih kepada angkot-angkot di Malang yang buanyak & bikin pusing, ada ABG,ADL,AG,GA,CKL, & masih banyak yang lainnya😀

    Terima kasih yaaa untuk yang tersebut di atas, maupun yang terlupakan oleh saya🙂 Thanks for being part of the journey!

 

Nah, bukan berarti dalam 7 hari itu ga ada orang-orang yang bikin keki yah. Mau tau siapa aja orang-orang yang memberi warna lain di perjalanan Batu-Malang-Sempu? Yang dengan seikhlas hati saya anugerahi “Screw You”? Harus tau, so you’d better Chek this out!

  1. SCREW YOU number 1, belong to DO-RENT, outdoor equipment rent, di Jl Kedawung 15 No 91C. Had a phone call with the owner (Hanung), sih ga ada masalah. Cuma sayang aja ga 24jam, cuma buka dari jam 8 pagi – 4 sore. Udah kayak jam kantor aja yah. Harganya pun keliatannya standar lah. Cuma begitu kami telp untuk kesekian kalinya, begitu kami bicara dengan si wanita, kok perasaan udah mulai ga enak. Nadanya udah berasa nantangin kami untuk langsung dateng ke lokasi mereka di Kedawung, ga cuma booking via phone. Merasa ditantangin & merasa kami ini bener-bener butuh dalam waktu mepet, kami pun susah payah naek angkot plus jalan kaki cari alamat di Kedawung. Begitu tiba disana, kami disambit dengan si wanita ini. No welcome drinks, yaiyalah😀 maksud saya, no warm welcome dari si penyedia jasa ke calon pengguna jasanya. What the */?#*! Ada aja cari-cari alasan. Yang udah tutup lah (udah jelas gudangnya masih dibuka), yang tanya kenapa langsung datang (lah, tadi yang nantangin suruh dateng siapa??), yang tanggal 1 libur lah, jadi terpaksa harus ngembaliin besok harinya, yang ini lah, yang itulah. Yaudah sih mba, kalo ga niat usaha, ya gausah usaha. Gitu aja kok repot! Demi menghemat waktu dan ga buang-buang energi berdebat ama nih cewe, kami tinggalkan tempat itu dengan sumpah serapah dalam hati. This one is unforgivable! Langsung kami menuju Kaldera di Landung Sari. Yang Kaldera ini highly recommended, buka 24 jam, ga ada hari libur, ramah & suka menolong😀
  2. Asisten supir elf warna biru dari Pasar Turen menuju Sendang Biru, alias kernet. Eh sumpah yah nih orang ga punya rasa peri kemanusiaannya barang sedikit aja. Masa orang didedet-dedet, dilipet-lipet, dipaksa masuk semua ke mobil elf yang ukurannya lebih kecil dari elf L100 yang jurusan Bogor-Sukabumi itu. Ga waras nih orang. Coba aja bayangin, di barisan paling belakang 4 orang, barisan kedua dari belakang 4 orang (ini barisan tempat kami melipat diri), barisan disamping pintu 4 orang, barisan di depannya lagi dengan dudukan darurat terbuat dari kayu 4 orang, dan di depan samping supir ada 1 ibu dengan 3 anak-anak plus si supir itu sendiri. Itu belum apa-apa, kawan. Dimanakah letak si kernet kurang waras ini? Di kolong depan ibu-ibu dengan 3 anak itu, saudara-saudara! Yup, ga cuma melipat tubuh penumpang-penumpangnya, si kernet ini juga melipat tubuhnya sendiri di barisan paling depan dengan kepala nongol di kaca depan. Gila, pertama kalinya bagi kami menyaksikan aksi akrobat di dalam angkutan kota seperti itu. Dan tawa miris pun pecah :))) Yang 1 ini forgivable kok, karena dia pun melipat tubuhnya sendiri😀
  3. Yang terakhir adalah manusia-manusia yang menyukai wisata alam tapi bukan pecinta alam. Ini adalah pengunjung Pulau Sempu di malam tahun baru 2012. Maunya menikmati alam yang indah, tapi ga mau menjaga keindahan & kebersihannya. Buang sampah sana sini sembarangan, di jalur tracking dari Teluk Semut sampai di Segara Anakannya. Cuci nesting & alat-alat masak yang kotor nan berminyak di Segara Anakan. Jadi ogah kan menceburkan diri di Segara Anakan yang seharusnya bagus & bersih itu. Udahlah penuh sama orang, penuh juga sama sama sampah-sampahnya -_- Screw you, guys!

3 thoughts on “Thank You & Screw You List #balsemtrip

  1. lucu ceritanya, sebetulnya lebih efektif ke Kaldera Outdoor Rent dibanding do rent, kalo dilihat dr jarak terminal landung sari

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s