Life is never as flat as flat shoes

When life is never flat, well at least ease your life by wearing flat shoes.

I consider my flat shoes is just as sweet as me. I love myself of being simple. Ibarat kata, look at my shoes, then you know who I am🙂

      

Saya pengguna flat shoes entah sejak kapan. Mungkin sejak pertama kali saya bisa membeli dan memilih sepatu saya sendiri. Simple answer, sepertinya saya tak sanggup memakai high heels. Hanya dengan menatapnya saja sungguh tak sanggup. Tapi jangan salah, saat ini saya punya 4 pasang high heels. Karena apa? Karena keadaan :p

“Para ahli menyatakan bahwa posisi berjalan yang sehat adalah ketika seluruh beban tubuh ditopang oleh seluruh permukaan telapak kaki dalam massa yang sama rata. Dengan memakai flat shoes hal ini hampir dapat terpenuhi dengan baik.”

In my opinion,

Flat shoes: Enak dilihat. Lebih fleksibel. Liatnya ga bikin ngeri karena takut kesrimpet. Terlihat lebih humble dan membumi. Unselfish apalagi kalau punya pasangan yang pendek, jadi pengguna flat shoes itu sungguh fully understanding akan kekurangan si pasangan. Kemungkinan keselo sangat kecil. Sayangnya membuat kaki terlihat pendek.

High heels: Beberapa memang enak dilihat (kalau pantas dan ga maksa). Kaki tampak elegan dan seksi, ini saya setuju. It helps terutama bagi wanita bertubuh mungil. Jeleknya, susah diajak lari. Tapi kalo lagi kesel sama orang, bisa injek sasaran dengan sepenuh hati atau bisa lempar high heels dan dijamin sasarannya keliyengan. Pengguna high heels dikatakan egois saat si pasangan berpostur tubuh lebih pendek.

Itu tadi menurut saya. Mau tau faktanya yang lebih menarik? Check this out!

Menurut sebuah teori, high heels were created for the purpose of making women more feminine and sexier. Why is that so?

Here is a picture of a woman wearing high heels. Does she look feminine?

And then take a look at the picture below:

Singkat kata, cewe yang pakai flat shoes, terlihat punya pantat dan payudara yang rata. Sedangkan cewe yang pakai high heels, terlihat punya pantat yang bahenol dan payudara yang menonjol. Perbedaan lainnya dari gambar itu adalah si wanita dengan high heels membentuk garis yang bergelombang. Sedangkan wanita dengan flat shoes membentuk garis yang lurus.

Two of the stronger characteristics associated with femininity are big boobs and a big booty. Agree?

So, the only reason that high heels make a woman more feminine is that they force the body of the woman into a wave shape which makes her boobs stick out, and make her booty stick out. * Source: http://www.happehtheory.com

Lalu muncul pertanyaan. Apakah efek high heels tadi berlaku juga untuk pria? Kenapa tidak?😀

Oh well, I’m not a fashion expert, not even a fashionable person. I don’t know what to wear best for the girls, flat or high. I’m just looking for the most convenience item😉

 

3 thoughts on “Life is never as flat as flat shoes

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s