Volunteer and Social Worker

Hello volunteers all over the world, this is your moment! Happy International Volunteer Day!

December 5, diperingati sebagai International Volunteer Day. Merasa diri sebagai volunteer, meski belum dedicated 100%, hari ini saya mencatut kata ‘volunteer’ di FB dan Twitter update status. Awalnya cuma ingin spread the news biar orang lain aware bahwa hari ini adalah hari volunteer sedunia. Lalu tiba-tiba kepikiran, pertanyaan yang selama ini muter-muter di benak saya. Apa bedanya social worker dengan volunteer? Dalam konteks Dilts Foundation, saya ini volunteer atau social worker? Jujur, entah kenapa, saya lebih memilih untuk mengakui bahwa saya adalah social worker. Tuh liat di info FB saya. I put myself as a social worker at Dilts Foundation.

Akhirnya, saya lempar penasaran saya saya ini di ranah Twitter dan FB.

“Been wondering. what’s the difference between volunteer and social worker? any thought?”

Here are some answers received:

@ah_meng79 : @Missellieneous Volunteer might not get paid?

@SwinyAdestika @Missellieneous maybe,,volunteer not always works in social area,like volunteer in JavaJazz!social workers always work in social area,,??

@ah_meng79 @Missellieneous Maybe agenda is different too :) bit.ly/nMGmAx

@dindit @Missellieneous social workers sounds more permanent, while being a volunteer can take as little or as much of one’s time as one likes.

@fitri4mini @DiltsFound @Missellieneous social workers do social things and get paid for it. Volunteers do anything for free..

@reneeantoni @Missellieneous Volunteer kerja free biasanya ga full time, social worker memang kerja utama social dan biasanya d gaji (volunteer and social worker)

Dan Robert : Social worker get paid?

Hmmm… overall sih jawaban yang didapat adalah social worker get paid, sedangkan volunteer tidak.

Noted, that makes me a volunteer then🙂

Happy International Volunteer Day

2 thoughts on “Volunteer and Social Worker

  1. Hulllaaaa Ellie.. baru baca ni.. Social Work itu sebenarnya profesi yang turun temurun dari bidang kesejahteraan sosial cuma dinegara kita masih blum mengerti bgt tentang dunia SocWork,, kalau Volunteer jangan salah ada yg dibayar mahal juga loh cuma pekerjaan mereka adalah lebih ke implementor sebuah program di NGO atau INGO yang bersifat sementara paling cepat 3bln ampe setahun. Temenku lagi buat volunteer work di Puncak Jaya dapat byran 819 Euro VOLUNTEER lokh.. bingung kan loh.. hahahaha… ada yg dibayar ada yg gak…

    So kembali tentang Social Work adalah profesi hampir mirip kayak Psikologi atau Kounseling (tempat CurCol) tapi mereka juga bisa membantu profesi/instansi lain. Contoh yah kalau lo liat filem2 barat tentang adopsi anak / hak penjagaan anak. Social work ini ditugaskan untuk melihat lokasi, analisis keselamatan anak, ngeliat rumah calon yg mau adopsi anak dll, liat kelakuan calon org tuanya, tempat kerjannya dan bla bla lumayan ribet lah.. lalu mereka analisi dan melakukan rekomendasi bisa diluluskan untuk adopsi atau tidak… paling parah lagi kerjaan Social Work bisa mengambil anak sendiri dari keluarganya kalau tidak dirawat dengan baik krn neglect/child abuse dll… yaa itu sedikit yang penah ku pelajari waktu kuliah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s