Ada Apa Dengan Seragam Pernikahan?

Cobalah tengok lemarimu. Ada berapa kebaya atau gaun seragam pernikahan? Satu? Dua? Tiga? Sepuluh? Entah itu dari keluarga, sahabat, atau teman yang bahkan kamu pikir bukan teman dekat.

Biasanya seragam kebesaran itu diberikan calon pengantin kepada orang-orang terdekatnya. Berbanggalah kita. Semakin banyak seragam kebesaran itu, berarti banyak pula sahabat kita atau setidaknya yang menganggap kita sahabat.

Sadar nggak sih, semeter dua meter kain indah yang diberikan kepada kamu itu, secara nggak langsung memaksa kamu untuk tampil paling tidak se-level di atas tamu undangan lainnya. Atau paling tidak kamu harus datang ke pesta itu. Wajib hukumnya.

Sayangnya, seragam ini diberikan si calon pengantin dalam bentuk kain mentah. Pe er kita yang harus cari tukang jahit terpercaya. Terpercaya disini maksudnya dengan kualitas bagus, harga terjangkau, dan bisa dikebut dalam waktu beberapa hari. Karena biasanya kita ga punya waktu banyak untuk bikin model yang macem-macem.

Mau bikin model yang sebagus apapun, biasanya seragam itu pun akan berakhir di dalam lemari. Tergantung begitu saja. Penuh dan semakin memenuhi isi lemari. Kenapa kebanyakan seragam itu hanya sekali pakai? Yah karena memang judulnya seragam. Nggak ada yang mau ambil resiko. Semisal, dalam suatu pesta yang mewah, banyak kenal sana sini, dandanan udah paling maksimal, tapi loh kok bajunya samaan? Ampun!

Jikalau saya boleh memilih, ijinkan saya pakai kebaya atau gaun yang saya punya saja ya. Saya janji, saya tetap akan tampil cantik di hari bahagiamu.

note: tulisan ini dibuat untuk kita-kita yang belakangan dibuat pusing karena saking banyaknya undangan pernikahan. Musim kawin sepertinya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s