Bu Tani Menggarap Ladang Baru

Belum setahun Bu Tani menggarap ladang ini. Mulai dari tanah kosong yang belum pernah ditanami apapun. Dengan pengalamannya menggarap ladang seorang tuan tanah selama 2 tahun lebih di desa sebelah, Bu Tani menyanggupi saat diajak menggarap ladang baru dari nol. Ia yakin, Pak Tani yang mengajaknya ini sudah sangat berpengalaman bertahun-tahun.

Mulailah Bu Tani dan Pak Tani membersihkan lahan kosong itu, lalu sedikit demi sedikit menanaminya. Apapun dicoba ditanam disana. Dengan sekuat tenaga, Bu Tani dan Pak Tani berhasil memperluas lahannya sedikit demi sedikit. Sampai pada titik mereka memperkerjakan beberapa petani lainnya.

Suatu saat, Bu Tani bertemu dengan petani lain dari ladang nun jauh disana. Bu Tani ditawari untuk bekerja di ladang itu. Melalui berbagai macam pertimbangan, akhirnya Bu Tani memutuskan untuk menerima tawaran tersebut. Tidak mudah untuk pamit dari ladang yang sudah ia anggap ladang miliknya sendiri ini.

Disinilah, ladang Bu Tani yang baru. Ladang yang luas dan tertata rapi. Hanya tinggal digarap oleh orang yang professional. Bu Tani kah orang professional itu? Ia pun menyangsikannya. Namun ia yakin ia bisa belajar dari nol, seperti dulu saat pertama kali ia menjadi seorang petani.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s