Kita Akan Menikah, Bukannya Buka Toko Kelontong

“Jadi, kapan merit?”

“Ah, belom. Belum ada modalnya. Lagi ngumpulin nih.”

“Loh, elo mau kawin apa mau buka toko kelontong sih, pake ngumpulin modal.”

*kemudian hening*

Mendengar percakapan teman2 yang sedang sibuk mempersiapkan pernikahan impian. Gila. Yang ini harus punya 200juta. Yang itu minimal harus ada 150juta di kantong. Itu kawin apa kemalingan yah?

Saya heran. Sungguh dibuat heran. Ada orang yang sampe pinjem sana sini, utang sana sini, gadai ini, gadai itu. Demi pernikahan impian. Itukah impian mereka? Menikah. Berpesta pora. Lalu bangkrut setelahnya. Itukah?

Padahal, hanya dengan uang sejumlah tidak lebih dari 2 juta, kita bisa disahkan menjadi suami istri dan menjadikannya halal. Lengkap dengan surat ini itunya.

Lalu setelahnya, kita bisa pergi berbulan madu secukupnya. Lalu sepulangnya, kita bisa menggelar acara syukuran sederhana yang dihadiri oleh kerabat dan sahabat terdekat. Hanya mereka, tidak lebih.

Jadi kesimpulan saya, janganlah membuang waktumu untuk mengumpulkan modal uang yang entah kapan bisa terkumpul. Yakinkan saja, keyakinan & kesiapanmu sudah cukup terkumpul. Karena kita membangun sebuah keluarga, bukan toko kelontong.

Ellie

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s