What A Sweet Moment of GIGI Sweet Seventeen Concert!

Oh Shut! It’s 5.30 pm already dan saya masih nunggu taksi di pinggir Jl Wijaya yang tak kunjung datang. Oh God please help me this time. The day that I’ve been waiting for since February 2011. Please, I don’t want to miss this once a lifetime moment. *lebay*

Berasa cerita sinetron yang semua serba kebetulan, kapten Burung Biru yang akhirnya bersedia mengangkut dan mengantar saya ke Istora Senayan ternyata juga fans GIGI. Dengan senang hati, beliau ngebut dan cari jalan yang paling cepet untuk bisa sampai di Istora as soon as possible. Sepanjang perjalanan pun, kami berbagi cerita tentang betapa hebatnya GIGI😀 Ah keren sekali nih bapak kapten! Dengan kekuatan kami berdua, sampailah kami di Istora dan obrolan kami ditutup dengan “Selamat nonton ya Mbak. Pasti keren banget. Saya titip mata aja”. And I said: “Ya pak, nanti saya certain gimana hebohnya ya”😀

Sampai di tkp, dengan beruntungnya saya dapat antrian depan sebelum masuk ke Istora. Hehehe lucky me! Nunggu beberapa lama dengan 7 tiket di tangan. Tiket kelas 1 seharga Rp 175,000. Hmmm 6 tiket lainnya dihibahkan ke Bayu, Bima, Putri dan 3 anak Dilts. Aaah sungguh rindu suasana konser seperti ini. Lari-lari cari gate. Ngantri. Ngemper di lantai. Sungguh moment ini berasa seperti setetes embun di padang pasir😀

Tiket kelas 1 dengan Gate B3 mengantar kami ke kursi penonton sayap kiri. Beruntungnya lagi, kami dengan leluasa pilih-pilih seat yang paling pewe. And we seated nicely sambil menanti dimulainya konser ini. Yes, kami duduk. Agak kurang gimana gitu memang, karena pastinya lebih enak nonton konser sambil berdiri. Tapi never mind. you better check situs edisi khusus ini http://www.gigi-sweetseventeen.com/

And here we go… Konser Sweet Seventeen GIGI pun dimulai. Diawali dengan film pendek yang dibintangi oleh Vino G. Sebastian dan Marsha Timothy. Awalnya kurang yakin ini film apa, eh di scene terakhir Nampak wajah yang sangat familiar, Armand Maulana. The title is “Bye Bye”

Seketika terdengar perintah bagi semua yang ada di Istora Senayan untuk berdiri sambil mendengarkan lagu Indonesia Raya. Sumpah saya merinding! Dibuka oleh sosok Tantowi Yahya yang ternyata dulu pernah memproduseri Gigi di album 2×2, Armand, Budjana, Thomas dan Hendy tampil memukau dengan 3 lagu pertama yang berjudul Sang Pemimpi, 1999 Menangis, dan Distorsi Manusia.

Dengan bintang tamu berkelas seperti Erwin Gutawa, Andi Rianto, Addie MS, Ari Lasso, Pasha Ungu, Iwa K, DJ Riri, dan Audy (pengganti Agnes Monica yang lagi sakit), konser Sweet 17 GIGI ini sungguh sungguh memukau, terlebih saat segmen GIGI Reunion dengan hadirnya Budhi, Baron, Opet, dan Onal. What a perfect combination!

Apaa yang saya utarakan dibawah ini adalah, based on my own opinion. Apabila ada kesamaan cerita, tokoh, dan karakter, hanyalah kesengajaan yang tidak disengaja😀

The Best Song yang dinyanyiin GIGI: Ya Ya Ya dengan konsep BIG BAND

The Best Performer: yah pasti Armand Maulana. Tengoklah bagaimana ia berpakaian, bergaya, ngocol, heureuy, full of expression, loncat sana loncat sini, pecicilan. As usual sih, tapi kali ini lebiiiih keren!

The Worst Performance: Damainya Cinta oleh Pasha Ungu. Oh no! agak ga rela lagu ini dibawain orang lain. Apalagi dengan gaya dan suara Pashaa yang tanpa ekspresi. Dan dengan setelan kostum kemeja merah hati, celana bahan, dan sepatu pantofel. Please don’t do this to me. Sejenak terpikir, kenapa bukan Anji yang nyanyi lagu ini? Must be much much better. Well eniwei, no offense yah. Ini pendapat saya. Terima kasih🙂

The Best Moment: saat GIGI Reunion bareng Budhi, Opet, Baron, Onal. Lagu2 90-annya sungguh melekat di hati. Ditambah cerita-cerita seru  dari Budhi, kocak abis!

The Best mixed song: Lagu-lagu religi yang digabungin. Gile! Sungguh menggugah hati.

Kalo dipikir-pikir, semua lagu favorit dibawain semua dengan sempurna. Sebut saja Sang Pemimpi, 1999 menangis, Distorsi Manusia, Oo..Oo..Oo, Di Manakah Kau Berada, Perihal Cinta, Damainya Cinta, Malam Lailatul Qadar, Ada Anak Bertanya Pada Bapaknya, Ketika Tangan Dan Kaki Berkata, Pintu Sorga, Andai, Kepastian Yang Kutunggu, Hinakah Aku, Kuakui, Setia Bersama Menyayangi dan Mencintai, My Facebook, Angan, Janji, Terbang, Yang Tlah Berlalu (Nirwana), Melayang, 11 Januari, Terbang, Ya Ya Ya, Nakal, Jomblo, Bye Bye dan Kuingin.

and baydeway, saking serunya nih rentetan lagu-lagu GIGI yang mengundang setiap penonton untuk jingkrak-jingkrak mengikuti semangat pecicilannya Armand, saya dan teman saya kena komplain dari penonton di belakang kami lho. gara-gara kami ga tahan duduk manis sementara Gigikita di lantai festival bisa seenak hati loncat-loncat. -___-! Kenapa ga pada berdiri semua sih?? Mana tahan liat Armand petakilan kayak begini???

Sampe ketiduran kayak begini coba?!!? (kidding)😀

Konser 3.5 jam ini ditutup dengan lagu Kuingin. Well done! Puass! What a GREAT Show. Semakin memantapkan posisi GIGI sebagai band papan teratas negeri ini. 17 tahun berkarya dan semakin Berjaya. 17 tahun justru semakin matang tanpa adanya penurunan kualitas music dan performanya. Standing applause!

Salute for Armand Maulana, Dewa Budjana, Thomas Ramdhan, and Hendy Gusti *prok prok prok*

Love,

Ellie as Gigikita (Musiman)

Note: all pictures are taken from Kapanlagi.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s