Say What You Want To Say

I have no idea what brings me to write down the story. Kinda humiliating sih. But somehow, I’m proud of myself.

Berawal dari youtube-ing dari satu lagu lawas ke lagu lawas berikutnya yang kemudian membawa saya pada satu video klip favorit sejuta umat, terutama untuk mereka yang lagi perpisahan. Can you guess? Yup, Graduation (Friends Forever) by Vitamin C. Lagu ini udah jadi soundtrack kelulusan, based on lyric juga video clip-nya.

Nah, speaking about video klip ini, it reminds me of what happened when I was in high school. I did the same thing as it seen in the video. Yah meski ending-nya nggak sama juga sih, nggak pake pelukan dan nggak berakhir se-happy ending itu. Yup! I declare myself as the one who had crush in someone after all those months I became his secret admirer. Send him text, send him flower when he was sick, etc.

Yeaaah… nembak cowok duluan atau mengutarakan isi hati memang ndak ada dalam kamus besar saya. Tapi ada di kamus kecil saya😀 It’s not right, but it’s okay!

Suatu hari, berbekal doa dan keberanian seadanya (itupun ngumpulinnya susah bener), saya memutuskan untuk menemui pria ini. Puiiifhhh… ambil nafas, tarik nafas. Ambil lagi tarik lagi. Exhale, inhale. Exhale, inhale.

There you go, saatnya beraksi. Berpasan di tangga sekolah, saya turun sedangkan dia naik ke kelasnya di lantai 2. Saat dua langkah melewati dia, tiba-tiba mulut ini memanggil namanya. Oh shit! He turned back and smile at me. And I have no idea what to say. Kelu seakan saya gagap seketika. Damn! Now what to do? Beruntung saya termasuk anak pemberani dan cenderung nggak tau malu. Setelah itu, mengalirlah perbincangan singkat yang mengejutkan itu. Saya mengaku dosa bahwa saya adalah cewe si secret admirer itu. Bahwa sayalah yang selama ini mengganggu hidupnya. Bahwa selama ini, suka atau tidak suka, menyesal atau tidak, sayalah cewe yang ber-sms-an dengannya. *big green* berharap senyum saya saat itu semanis biasanya. Well, I’m not sure. Dia terlihat sangat terkejut. Pasalnya kami memang pernah sekelas di kelas satu. Tapi berhubung, siapalah saya ini, manusia kurang popular yang ga penting sama sekali. Sedangkan dia, dan teman-temannya yang banyak itu berasal dari sekolah popular alias sekolah unggulan di kota ini. All he can do (seingat saya) hanya berkata: “Oh itu elo?” Kembali saya menjawabnya dengan *big grin*. Lalu secepat kilat saya melarikan diri. Woooshhh! Hilang dari pandangannya. Dalam hati sih ingin selamanya hilang dari pandangannya. Tapi apa mau dikata, masih harus menunggu beberapa bulan untuk perpisahan.

What I’m trying to say is… Be Brave! Do what you believe in! or you will be so sorry…

Jujur, sampai detik ini saya nggak akan bisa menghilangkan memori memalukan sekaligus membanggakan itu dari benak saya. I take it as an achievement! Ya, karena nggak semua cewe berani melakukan itu. Yang ada malah cewe-cewe yang terlalu sering melakukan itu alias nggak punya harga diri. Saya, melakukan itu cukup satu kali dan akan saya kenang sepanjang masa. Mudah-mudahan nggak akan ada yang kedua😀

Oh baydeway, si pria ini akhirnya jadian sama teman sekolah kami juga, teman sekelas juga, dan sampai sekarang mereka masih pacaran. Keliatannya sih akan langgeng sampe pernikahan. Hmmmm nggak happy ending yah? Menurut saya happy ending kok. Happy Ending –> Saya senang bisa menyelesaikannya dengan baik😀

To whom it may concerns, thanks for being a little (a very little) part of my story. I’m happy for what I have done. No regretful at all. And I’m thankful for not having you as my boyfriend. I knew you deserve of someone else. And me? I deserve of someone better😀

One thought on “Say What You Want To Say

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s