Indonesia Dalam 3 Hari

Selamat pagi manusia digital Indonesia. Saya sampaikan Indonesia 3 hari…

Indonesia belakangan sedang jadi sorotan publik, entah itu bagi penduduknya sendiri atau bahkan dunia internasional. Yes, we are. Sayangnya (lagi-lagi) untuk hal negatif.

 
Senin, 25 Oktober 2010

Foke dan antek-anteknya

Senin,25 Oktober 2010 Jakarta dalam keadaan siaga. Yah, jalanan Jakarta yang sangat tidak karuan. Banjir, eh maksud saya genangan dan kemacetan super duper parah. Chaos! Disinyalir (yang masih disebut) genangan air tersebut adalah yang terparah sepanjang 3 tahun terakhir. Jangan kaget, macet sehari-hari saja sudah mengundang caci maki hina dina warga Jakarta untuk Foke. Apalagi dalam keadaan parah seperti ini. Wah, semua orang menyumpah serapah Foke. Padahal menurut saya yah, kalau saja sumpah serapah itu diganti dengan doa positif, kemungkinan akan dijabah oleh Allah karena saking banyaknya dan disaat yang bersamaan, juga doa dari orang-orang yang sedang menderita. Yasudahlah, bagi banyak orang Jakarta, marah-marah itu baik untuk kesehatan bahkan sudah jadi hobi. artikel lengkapnya bisa dibaca disini.

 

Selasa,26 Oktober 2010

#PrayForIndonesia

Ya,bencana yang bertubi-tubi menghampiri bangsa ini sungguh membuat hati ini miris. Wasior yang belum selesai tertolong,terpaksa harus sedikit terpinggirkan karena bencana lain yang tidak kalah dahsyatnya. Tidak tanggung-tanggung, 2 bencana alam sekaligus dalam 1 hari. Gempa 7.2 SR beserta tsunami di Mentawai dan disusul oleh meletusnya Gunung Merapi secara explosif. Sudah pasti banyak memakan korban jiwa. Ratusan korban tsunami pun sampai hari ini masih dinyatakan hilang.
Muncullah hashtag #PrayForIndonesia yang sempat menjadi Trending Topic. Bahkan tidak mau kalah dengan berita bencananya itu sendiri, seleb dunia sekelas Justin Bieber,Johny Depp, dkk pun jadi bahan berita karena kepeduliannya pada Indonesia (hanya dengan tweet #PrayForIndonesia). Selain itu muncul avatar #PrayForIndonesia yang seketika membuat latah digital people untuk menggunakan avatar tersebut di semua akun jejaring sosialnya termasuk profil pic bb. I did it too. Ada yang mengeluhkan bahwa dengan mengganti avatar, itu tidak menolong sama sekali, please do something real. Bagi saya pribadi, bentuk bantuan dan dukungan bisa berupa apapun, tergantung niatnya. Memang jauh lebih baik untuk bertindak nyata. Tapi detik itu, yang paling bisa dilakukan dengan segera adalah mengganti avatar dan secara tidak langsung menyebarkan semangat bangkit bersama. Bahwa kita ada dalam satu.

 

Rabu, 27 Oktober 2010 bertepatan dengan hari blogger nasional

Mbah Maridjan untuk pahlawan nasional


Meletusnya Gunung Merapi juga mengukir berita tersendiri bagi seorang kuncen yang sempat beralih profesi jadi artis dan bintang iklan. Beliaulah the famous Mbah Maridjan. Ditengah-tengah pemberitaan tentang meletusnya Gunung Merapi yang membawa awan panas dan menyebabkan hujan abu, berita tentang kematian Mbah Maridjan jadi headline tersendiri di beberapa media. Satu kabar tentang Mbah Maridjan sendiri bisa jadi 3-4 artikel. Sempat simpang siur berita kepergian Mbah Maridjan. Tapi akhirnya, Mbah Maridjan dipastikan sudah meninggal dalam keadaan sujud di dapur rumahnya, yang terletak tidak jauh dr lereng Gunung Merapi. Jasad Mbah Mariidjan ditemukan bersama beberapa jasad lain yang diduga keluarganya dan juga relawan. Keteguhan Mbah Maridjan untuk tetap bertahan dirumahnya meski sudah diperingatkan banyak pihak untuk segera mengungsi, menarik simpati banyak pihak. Mbah Maridjan sebagai The Last Man Standing. Salut akan kegigihannya. Sosok berprinsip teguh. Dll. Hingga puncaknya saat Tiffatul Sembiring selaku Bapak Menkominfo iseng-iseng (entah iseng entah serius), melemparkan polling di twitter yang isinya: “bagaimana kalau Mbah Maridjan dijadikan pahlawan nasional”. Hmmm… Saya pribadi… Bagaimana yah. Tanpa mengurangi rasa hormat saya pada almarhum, tapi saya pikir itu berlebihan. Saya tidak melihat sesuatu yang Mbah Maridjan lakukan untuk negeri ini, kecuali mungkin untuk warga sekitar Gunung Merapi. But hey! We’re talking about pahlawan nasional untuk Indonesia Raya yang terbentang dari Sabang sampai Merauke. Sepertinya masih banyak sosok-sosok diluar sana yang belum terhargai bahkan belum dikenal. Mbah Maridjan biarlah menjadi Mbah Maridjan yang kita kenal sebagai sosok tangguh dan Roso!

 

Mulut Marzuki Alie
Ini lagi muncul seleb online baru yang sedang hot-hotnya digosipin di dunia digital. Dialah Marzuki Alie, ketua DPR RI. Mungkin agak sirik sama Foke yang selalu jadi bahan perbincangan di dunia pertwitteran dan perfacebookan, maka Bapak Juki pun tak mau kalah. Ia hadir dengan mulut harimaunya.

“Mentawai kan jauh. Itu konsekuensi kita tinggal di pulaulah,”

“Siapa pun yang takut kena ombak jangan tinggal di pinggir pantai. Sekarang kalau tinggal di Mentawai ada peringatan dini dua jam sebelumnya, sempat nggak meninggalkan pulau?”

“Kalau tahu berisiko pindah sajalah,” imbuhnya. “Kalau rentan dengan tsunami dicarikanlah tempat. Banyak kok di daratan,”

“Kalau rusak diperbaiki. Kalau hilang dibeli lagi,” tutupnya.

Dang! Buat apa sih mahal-mahal kirim anggota DPR studi banding ke luar negeri. Sekolahin dulu aja kepribadian mereka di John Robert Power. Piye toh pak, lah wong ngomong di depan publik kok ga diayak dulu. Ingat yah, mulutmu adalah harimaumu.

artikel lengkapnya bisa dibaca disini

 

 

@tvOneNews Ngambek
Ini lagi orang pada rame-rame #PrayForIndonesia , stasiun tv yang satu ini malah ngamuk sendiri. Entah kesalahan admin atau apaaa… Akun twitter @tvOneNews mengupdate…

Sebagai salah satu stasiun tv yang sedang naik daun, akun twitter tersebut pastilah banyak followernya. Tapi entah kenapa, mungkin pengaruh cuaca buruk dan juga ekstrim, sosok akun @TVOneNews lose control. Admin juga manusia. Bete kali yah dia di caci maki terus sama followernya. Padahalkan no one knows his/her personal dibalik akun itu. Kenapa musti diambil ke hati? Kerja mah kerja ajalah.

 

Yah begitulah gambaran negeri saya tercinta dalam beberapa hari terakhir.

 

Selamat Hari Blogger Nasional untuk kemarin.

 

Dan Selamat Hari Sumpah Pemuda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s