Money Never Sleeps. God Never Sleeps. Money=God?

Minggu, 3 Oktober 2010. Kembali saya bersolo karir ke XXI Djakarta Theater. Filmnya Wall Street: Money Never Sleeps. Based on friend’s recommendation.

Kurang lebih, berikut rangkumannya…

Wall Street: Money Never Sleeps adalah sekuel dari film terdahulunya yaitu Wall Street di tahun 1987. Hmmm what took it so long yah? 23 years after… Pastinya film ini jadi film yang ditunggu-tunggu, terlebih untuk pecinta film tahun 80-an. Entah apa yang terjadi di Wall Street tahun 1987, yang pasti rentang waktu 23 tahun menjadikan ceritanya jauh lebih segar.

Gordon Gekko yang masih diperankan oleh Michael Douglas (as in 1987), akhirnya bebas setelah mendekam selama 8 tahun di penjara akibat ulahnya melakukan securities fraud.

Shia LaBeouf, the cute guy ini berperan sebagai Jacob Moore. Jacob Moore adalah kekasih dari Winnie, diperankan oleh Carey Mulligan, yang tidak lain adalah anak dari Gekko. Jake bekerja sebagai broker di Wall Street, yang secara kebetulan tidak jauh berbeda dengan apa yang dilakukan oleh Gekko. Hubungan ayah dan anak di antara mereka renggang sejak kakak Winnie, Rudy meninggal dunia.

Saat kondisi pasar modal di Amerika Serikat sedang jatuh, Keller Zabel, tempat Jake bekerja ikut merasakan dampaknya. Hingga suatu saat, pemilik Keller Zabel yaitu Lewis Zabel yang juga mentor Jake sejak ia berumur 12 tahun memutuskan untuk bunuh diri. Jake sangat terpukul dan kehilangan. Pada satu kesempatan, Jake menghadiri seminar Gekko di universitas tanpa sepengetahuan Winnie. Sejak saat itu, Jake berhubungan baik dengan Gekko.  Dari Gekko pula, Jake tahu cerita dibalik kematian Lewis Zabel, bahwa ternyata ada dendam moral antara Bretton James dengan Lewis Zabel. Muncullah dendam Jake terhadap Bretton James. Jake sempat bekerja untuk Bretton demi dendamnya, namun semua rencananya gagal karena kelicikan Bretton.

Otak bisnis dan uang Gekko ternyata masih meracuni dirinya. Meski sudah bersusah payah berbaikan dengan Winnie dengan bantuan Jake, dan hubungan mereka berhasil melunak, Gekko kembali berulah dan mengkhianati Jake sekaligus Winnie. Uang sebesar 100 juta USD yang ia depositokan sejak bertahun-tahun yang lalu atas nama Winnie di Bank Swiss, dicuri Gekko dari Jake dan Winnie. Uang itu awalnya akan dialokasikan untuk proyek Jake yang juga mendukung kegiatan sosial Winnie. Akibat ulah Gekko ini, bukan hanya hubungan ayah anak saja yang renggang, namun hubungan Winnie dan Jake pun terganggu. Mereka berpisah justru disaat  Winnie tengah mengandung. Pengakuan Jake bahwa dirinya sudah berhubungan baik dengan Gekko jauh sebelum ia mempertemukan Winnie kembali dengan Gekko dan ketidakpercayaan Jake atas apa yang diutarakan Winnie bahwa ayahnya akan menghancurkan mereka, membuat Winnie tidak sanggup lagi memaafkan Jake.

Masa-masa sulit yang dilalui Jake dan Winnie berbanding terbalik dengan kesuksesan yang diraup Gekko dengan perusahaannya yang bermodalkan uang deposito Winnie. Saat itu juga, Jake masih dendam dan ingin menjatuhkan Bretton. Ia memberikan informasi dan bukti-bukti kejahatan Bretton termasuk Bretton lah yang menyebabkan Lewis Zabel bunuh diri kepada Winnie untuk ia sebarkan melalui situs independennya yaitu Frozentruth.com. Jake meyakinkan Winnie bahwa penyebaran informasi itu adalah hal yang paling benar untuk dilakukan, demi masa depan perekonomian dan bangsa Amerika bahkan dunia. Lambat laun, dari situs kecil milik Winnie itu, kebenaran tentang kejahatan Bretton terungkap dan muncul ke permukaan, bahkan menyita perhatian media-media besar Amerika. Seketika, Bretton jatuh. Dan Gekko semakin menikmati puncak kejayaannya.

Jake terpuruk bukan hanya karena pekerjaan dan kondisi keuangannya, juga karena kehilangan Winnie. Jake memutuskan untuk menemui Gekko dan menyelesaikan semuanya. Namun Gekko tidak peduli. Hingga Jake memberitakan calon cucu Gekko yang ada dalam kandungan Winnie. Keyakinan akan segala sesuatu yang bisa diperbaiki, membuat Gekko melunak. Ia mendatangi Winnie dan Jake, meminta maaf dan berharap diberi kesempatan kedua untuk bisa menjadi ayah dan kakek dari calon cucunya. Ia juga sudah menyumbangkan dana sebesar 100 juta USD untuk project penelitian Jake. Happy Ending. – The End –

Setuju!! Money never sleeps. You can work 24 hours to get those money. Seketika terlintas ungkapan: God never sleeps. Kata-kata bijaknya seperti ini: berdoalah terus karena Tuhan tidak pernah tidur. Tuhan pasti tahu apa yang umatnya lakukan karena Tuhan tidak pernah tertidur. Jadi, money never sleeps, so does God? Money = God?

Uang memang bukanlah Tuhan. Tapi uang bisa membuat manusia memperTuhankannya.

Well, we’re not money. And we’re not God either. So, let’s go sleep! Zzzzzzz…….

2 thoughts on “Money Never Sleeps. God Never Sleeps. Money=God?

  1. spoiler!!! >:) *saya kan belum nonton

    yg menarik — selain tentunya oom Michael & dik Shia — adalah unsur informasi digital (frozentruth.com) dalam plot-nya

    tapi waktu saya cek URL tersebut, tidak ada Jake ataupun Winnie.. *penonton kecewa😦

    padahal akan lebih seru kalau pihak produser benar-benar memakai domain tersebut sebagai bagian dari promosi film. imo.

  2. as a new comer, Carey Mulligan did it well too.

    yes! setujuuu… kenapa frozentruth.com doesn’t really exist related to the movie or even story…

    hmmm… based on the movie, seru juga bikin portal kayak gitu! to tell the truth…😉

    well, spoiler is my middle name😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s