Fadillah Yuliasari VS Fadillah Yuliasari

Menyedihkan memang saat saya melalui akun facebook saya Fadillah Yuliasari harus kirim-kiriman pesan dengan Fadillah Yuliasari yang lain (fake profile of me). Terlebih isi pesannya bukanlah sapaan ramah “Hai” atau “Apa Kabar”. Dua akun ini justru cenderung berselisih paham. Yes, Fadillah Yuliasari VS Fadillah Yuliasari. As if, saya konflik dengan diri saya sendiri. Thanks to that old lady!
Berawal dari…
Saya sendiri pun bingung entah berawal dari mana semua masalah ini.
The point is, I don’t have any problem with this old lady, but she messed up with me. She might be jealous. Tapi jealous atas apa??! I don’t even know her. And she doesn’t even know me. We are not a friend. We met once.
Wanita ini membuat akun palsu atas nama Fadillah Yuliasari dengan foto saya yang amat jelas dan dengan info-info yang hampir benar. (terlihat dia mencoba mencari tau saya sedemikian rupa)

Fadillah Yuliasari (fake profile)

Di akun palsu ini, terhubung dengan link page Yayasan Dilts, yang juga palsu! Wow, orang ini sungguh-sungguh nawaitu dalam menjalankan kejahatannya.

Yayasan Dilts fan page (fake profile)

Tidak hanya itu, wanita ini menyebut-nyebut nama saya dalam akun twitter nya yang hanya punya follower 2 orang saja (Ups!) kurang ngefek deh kayaknya kalo mau menyebarkan fitnah tapi ndak ada yang baca😀 this woman loves me that much! It’s all about me, it’s all about ellie, and it’s all about Fadillah Yuliasari. Me spinning around on her head! I’m honored, really.

Taken from her twitter: Niken_guru_gaol

Jikalau saya artis tenar, mungkin munculnya akun palsu atas nama dan profil saya bukanlah hal yang mengagetkan. Iya toh? Jadi artis harus sudah siap dengan segala konsekuensinya. The problem is, I am not an actress. Cita-cita juga bukan. Apalagi mimpi jadi artis, no thanks deh. Lah ini kok, saya bukan siapa-siapa tapi ada yang buatin akun palsu FB saya. Should I say thank you? Ya ndaaak laaah…
Masalahnya akun palsu saya ini sengaja dibuat untuk merugikan saya dengan cara memberikan informasi salah bahkan FITNAH. Dengan akun palsu ini pun, dia mencoba mengadu domba saya dengan teman-teman dengan cara mengirimkan pesan-pesan yang memprovokasi. Untungnya, teman-teman yang mengenal saya, know me better lah yaaa… I’m just too sweet to do those nasty things. Tidak hanya itu, akun palsu ini beberapa kali posting link ke beberapa page besar dan memberikan informasi yang lagi-lagi hanyalah fitnah tak bermoral. Berikut secuil fitnah yang tertuju pada saya:

taken from a fake of yayasan Dilts fan page

satu dari sekian banyak fitnah yang tercipta darinya

Kembali ke kirim-kiriman pesan antar Fadillah Yuliasari, di pesan itu saya bertanya apa yang menjadi masalahnya hingga orang ini berbuat hal menyedihkan. I offered some help, but she refused it. So, what more can I say? Wanita ini tidak menginginkan bantuan apapun. Mungkin dia memang hanya ingin mencari masalah. Yang sampai detik ini saya belum bisa menemukan apa yang menjadi masalahnya. It has been The BIGGEST QUESTION: Why and Why Me???
Hari disaat saya tahu ada fake profile of me dan semua penyebaran informasi fitnah itu, saya langsung membuat note klarifikasi dan juga informasi. Wow, feedback yang terangkum cukup beragam. Ada yang menanggapi dengan kepala dingin dan hanya bisa kasih saran agar saya lebih bersabar, ada yang lantas memuji tingkat kefamousan saya (I take it as a compliment), ada yang emosi sampe ke ubun-ubun, ada yang saran lapor ke polisi, etc. tapi I thank God for having them as a friend who will always support me. Saat-saat seperti inilah saat kita tersadar bahwasannya we are so blessed having them all. Jangan pernah ragukan kesetiaan teman-teman. They will be on your side always.
Satu hal yang menenangkan saya, adalah pepatah lama yang bilang “Semakin tinggi layang-layang, semakin kencang tiupan anginnya”. Katanya, semakin sukses, semakin banyak hambatannya. (hmmm… am I that success sampai-sampai bikin orang murka?) Amin aja deh kalo memang saya sukses dan menuju kesuksesan yang lebih. Memang susah jadi orang baik. Dan harus bisa diterima bahwasannya tak mungkin kita hidup di dunia ini dengan harapan semua orang menyukai kita tanpa terkecuali. One enemy is not bad lah.
Thanks for being my biggest fan.  Actually, we could be friend lho if you want to🙂 just give me a call and I’ll be your friend. I promise to help you🙂

Cheers and enjoy your life as i did :p

3 thoughts on “Fadillah Yuliasari VS Fadillah Yuliasari

  1. Kalau tadi ada yang marah, lapor polisi, etc… bolehkah saya meresponnya dengan ketawa? frankly, your story makes me wanna ROTFL! (not to laugh at u, but the old lady)

    haha,
    salam kenal ya!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s