Weekend Trip: Krakatoa Islands

“Selamat Datang Cinta”

Adakah sambutan lebih manis dari itu di dermaga Pulau Sebesi bagi kami para blackpackers? :’) Ya, “Selamat Datang Cinta” tertulis manis di Dermaga.

Weekend Trip kali ini kami percayakan pada pihak ketiga, Learn Indonesia. CPnya Mas Udel. Entah kenapa, mau coba ikut rombongan besar supaya ga ribet juga nyusun itinerary. Toh none of us juga pernah menginjakkan kaki di Krakatoa. Jadi, cukup bayar Rp350,000 all set! :D

So, introducing team weekend trip kali ini The Blackpackers: <ki-ka> Ellie, Tere, Kondang, Bona, Thia, Fitri, Hishom.

We are the blackpackers

Trip kali ini bukan trip Horang Kaya. Kami ngeteng. Betul, kami sedang masa transisi dari manjapackers ke backpacker sesungguhnya. Semoga aja bisa.

Read the rest of this entry

Belajar Menulis di Mading Pelangi

Beruntung masih ada yang percaya bahwa saya bisa menulis. Atau setidaknya tulisan saya bisa dimengerti anak-anak usia SD. Selama ini saya hanya menulis absurd untuk diri sendiri. (hanya saya dan Tuhan yang tahu)

Begitu ada tawaran berkontribusi menulis untuk sebuah majalah dinding anak-anak, definitely I said YES!

Namanya Mading Pelangi, yang merupakan versi cetak dari Dunia Pelangi online. Sebuah media kreativitas untuk membangun minat baca dan juga menulis anak-anak. Kenapa minat menulis juga? Karena Pelangi punya rubrik Reporter Cilik yang membuka kesempatan bagi anak-anak untuk belajar reportase. Mading Pelangi ditempatkan di 15 sekolah dasar di Jakarta, diantaranya SD Al-Azhar, Al-Ikhlas, Tarakanita, Global Islamic School, dll. Eits, diantara sekolah-sekolah elit itu, Dilts Foundation juga kebagian jatah memasang mading ini ternyata.

So far, saya baru bisa kasih 2 tulisan yang deadline-nya 2 mingguan. Kedepannya, semoga bisa commit. Meski judulnya voluntarily, however I’ve been volunteering for Dilts Foundation since 2006. Jadi setidaknya saya mengerti bahwasannya sukarela itu bukan suka-suka kita dan serelanya kita. Sukarela tapi ada commitment, itu baru bisa dibilang sukarelawan. Sekian.

Dunia Pelangi

PELANGI: Tertawa Itu Sehat!

Hai, sudahkah kamu tertawa hari ini? Mulai sekarang, jangan pelit ketawa yah. Karena apa? Karena ternyata tertawa itu sehat!

Sudah ada penelitiannya juga kok bahwa orang yang periang itu lebih sehat daripada pemurung. Orang yang banyak tertawa memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih baik. Tertawa juga dapat menurunkan tekanan darah, mengurangi hormon stres, memperbaiki kerja otak dan meningkatkan fleksibilitas otot. Yang lebih penting dari semuanya, tertawa itu gratis dan tidak memiliki efek samping! Jadi, tidak alasan untuk tidak tertawa ya!

Tahukah kamu, para ahli mengatakan anak-anak bisa tertawa hingga 300-400 kali dalam sehari, namun jumlah itu akan semakin berkurang saat kita beranjak dewasa, dimana mereka hanya tertawa tidak kurang dari 20 kali sehari. Nah, terjawab kan kenapa orang dewasa lebih suka marah-marah? Bahaya lho! Makanya dari sekarang kita latih diri kita untuk mudah tertawa.

Bahkan di India, tertawa sebagai salah satu keterampilan hebat manusia yang tidak dimiliki hewan, dijadikan salah satu bentuk meditasi atau bahan terapi untuk membuat mental lebih santai dan melupakan beban hidup sejenak.

Bagaimana memulainya? Tersenyumlah saat bertemu orang-orang. Senyum adalah awal dari tawa dan tawa itu bersifat menular.

Jadi, tunggu apalagi? Mulai sekarang, banyak-banyaklah bergaul dengan teman-teman yang punya selera humor yang cukup tinggi. Ingat ya, tertawa itu menular. Jadi kamu bisa menularkan aura bahagia kamu ke orang-orang terdekatmu. Salam tawa!

PELANGI: Asyiknya Berpetualang ke Gunung Krakatau

Hi teman-teman, sudah tahu kan negeri kita Indonesia ini memiliki sejumlah rangkaian gunung berapi yang masih aktif? Salah satunya adalah Gunung Krakatau yang terletak di Selat Sunda, yaitu diantara Pulau Jawa dan Sumatera. Gunung Krakatau menjadi legenda karena letusannya yang maha dahsyat di tahun 1883 dan menewaskan sekitar 36,000 jiwa. Namun saat ini, Krakatau dengan segala keindahan alamnya yang menawan, justru mampu menjadi daya tarik untuk objek wisata bagi turis lokal maupun mancanegara.

Kepulauan Krakatau memiliki daya tarik bagi wisatawan yang suka akan wisata penuh petualangan. Tidak tanggung-tanggung, petualangan disini bisa jadi petualangan ekstrim, seperti guncangan yang tiba-tiba mengejutkan yang datang dari aktivitas Gunung Krakatau. Bahkan perjalanan menuju Anak Krakatau pun sudah menjadi pengalaman seru tersendiri karena ombak di laut yang seringkali pasang.

Bukan cuma pengalaman menjelajah Cagar Alam Krakatau yang seru. Disini kita juga bisa menikmati indahnya alam di Pulau Sebesi, snorkeling di Pulau Sebuku Kecil, bermain air dan berfoto dengan indahnya laut biru di Pulau Umang Umang, dan masih banyak lokasi menarik lainnya. Masih kurang puas? Kita pun dapat menyelam untuk melihat jutaan ikan laut yang hidup bebas juga terumbu karang yang masih terjaga kelestariannya. Kalau kita beruntung, kita bisa lihat habitat Dolphine, Penyu Hijau, Blue Merlin (ikan langka di dunia), kuda laut, ikan Napoleon, Penyu Sisik dan spesies laut lainnya.

Semakin sadar kan kita betapa kayanya negeri kita ini? Oleh karena itu, yuk sama-sama kita jaga kelestariannya!

The Beauty of Krakatoa

Menikah itu Bukan Amazing Race

“@Missellieneous PENTING: Nikah bukan ajang dulu2an. Tdk ada yg menang atau kalah. #gaksantai RT @ivakartika: temen smp bln dpn nikah.. *sigh *kalah nde”

“Jadi, kapan nikah? Ah kamu aja duluan deh” - “Kapan nyusul?” – “and the bla and the bla and the bla

Ini apa-apaan sih? Obrolan yang udah jadi obrolan sehari-hari kayak begini yang makin bikin hati mampet. Lah wong nikah for happy ever after kok diburu-buru.

Siapa cepat dia hebat? Siapa bilang? Siapa menikah dia berkah? Mungkin.

Memang, kalo dilihat dari sudut pandang agama, menikah itu menyempurnakan ibadah. Tapi ga juga menikah dijadikan indikator hidup bahagia atau nggaknya. Jangan juga dijadikan beban hidup yang justru bikin stress. Alhasil, kita terlalu diburu-buru yang akhirnya justru jauh dari harapan.

Jadi, please note, menikah itu bukan amazing race! There are no winners or losers. Take your time and relax  :)

Bahagia Itu Sederhana

Mengutip dari keyakinan seorang teman, bahwasannya bahagia itu sederhana. Sesederhana apa?

Bagi saya sesederhana makan malam di warteg bersama orang tercinta. Sesederhana minum kopi pahit bersama keluarga tersayang. Sesederhana berbagi cerita dengan orang terkasih, apapun ceritanya. Sesederhana tertawa, menertawakan dan ditertawai. Sesederhana melakukan kekonyolan dan kebodohan. Sesederhana menatap langit tanpa memikirkan apapun. Juga sesederhana melihat orang lain tersenyum dan tertawa karena kita.

Read the rest of this entry

Teman Lama Rasa Baru

Have you ever hated someone from your past cuma karena hal kecil dan kita masih terlalu muda untuk mudah memaafkan? I have.

Saya termasuk orang yang mendendam. It’s been almost 10 years saya mengubur 1 nama teman SMP saya & tidak pernah mau membicarakannya. Cuma karena saya berpikir dengan begitu, saya bisa melupakan & move on. Belakangan saya baru tahu, justru dengan menjaga rasa benci itu sekian lama, sama saja saya belum move on. Iya toh?

Sebut saja Mawar. Eh let’s say Marwan, karena dia lelaki. Kenapa saya sebegitu dendamnya? Aah masalah cinta monyet jaman SMP kok. Bukan masalah besar. Tapi mungkin karena it was my first feeling, jadi terlalu membekas. Dasar bocah.

Umur semakin bertambah. Idealnya berbanding lurus dengan pola pikir dan tingkat kedewasaan.

Read the rest of this entry

The Joy of Stalking

The best I can do to know you better is stalking ;) – Ellie

Yang paling enak dari kenalan sama orang baru adalah.. stalking! :D – Tere

Always a little stalking before the talking – N/A

Putusnya udah, stalking timeline twitternya masih – @RadioGalauFM

stalking people on fb and twitter nbd #ihaveaproblem lololol – N/A

While I was stalking you, I noticed that you had a new stalker – N/A

I can’t stop stalking people on facebook. ugh someone help.. give me something (someone) to do – N/A

Yes, I am

Read the rest of this entry

Weekend Getaway: Batu Karas, Green Canyon dan sekitarnya!

Pernah denger gerakan Wiken Tanpa Mal? Sepenuh hati saya mendukung gerakan ini. Truly support! Tapi sedihnya, saya pun belum bisa meninggalkan pusat keramaian tersebut tiap kali saya tak punya tujuan menghabiskan waktu on the weekend. Mau nonton, adanya di mall. Mau makan, banyaknya juga di mall.

Nah, sekarang saya baru sadar penyebabnya. Sulit menghindari mall, yah karena kita berada di belantara mall. Kepleset kanan sedikit, ada mall. Kepleset kiri sedikit, ada mall juga.

And I know the answer to stop visiting the malls! Yaitu dengan weekend getaway keluar kota Jakarta!

This is what we did last weekend. Saya dan teman-teman satu rumah (housemate), sebut saja Fitri, Ayub, Adit, Hishom, Kondang, dan guest star dari Grogol Tere, yang selanjutnya sebut saja #teamodyssey. Siapa bilang kantor doang yang bisa bikin offsite. Kost-kostan juga bisa lho :p

Read the rest of this entry

Menceburkan Diri di Green Canyon

“Hah? Lo sering traveling ke luar negeri? Spore? Thai? HK? Syd? Itu ga ada apa2nya dibanding body rafting di #greencanyon *cintai produk lokal*”

Begitu deh kira2 bunyi kicauan saya saat perjalanan pulang ke Jakarta dari Batu Karas. Saat itu, bahkan sampai detik ini, excitement body rafting di Green Canyon dan semua aktifitas pendukungnya masih bergejolak. #halah

Tentunya udah dipikir panjang dulu sebelum tweeting. Yakin, bakal lumayan banyak orang yang tersinggung. Meski sebetulnya sih itu singgungan untuk diri saya sendiri.

Percaya deh, entah udah berapa kali lo bolak balik Singapore, sekian kali nyambangin Thailand, sering kali transit KL, hobi shopping di Hongkong, itu semua ga bikin lo lantas dibilang traveler sejati. At least i won’t say that yaaaa… Sampe lo ngerasain body rafting di Green Canyon. Kalo kata guide Kang Jais sih jalur body rafting no 1 di Asia. And I beat it!!! *bangga berlebihan atas diri sendiri* –> jangan ditiru yaaa pemirsa.

Sebut saja Baraja, body rafting provider milik Kang Rahmat. Emang kami ga punya nama lain buat dibandingkan juga sih, tapi yakinlah Kang Rahmat ini oke punya & memuaskan. Service no wahidnya so pasti karena dia mengutus 2 guide yang super keren, apalagi dibandingkan dengan guide punya tetangga. Hehehehe… *gandeng Kang Jais & Kang Jarot*. yang satu ga nahan tatonya, yang satunya lagi ga nahan otot bisep, trisep, sayap, perut six-pack nya. *loh kok detil banget yaaa* Pokoknya kalo deket-deket dia bawaannya pengen bawa gelas & breast pump :D

Sudah, sudah… Kembali ke topik awal.

Perjalanan dimulai dari markas Baraja. Setelah setiap personil dipersenjatai dengan body protector lengkap dari ujung kepala sampai ujung kaki (kecuali belakangan kami sadari masih kurang 1 perlengkapan, yaitu bokong protector). Setelah all set, jangan lupa berfoto ala team rescue seperti berikut ini:

Team Odyssey

Read the rest of this entry

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.